STORY KEJAKSAAN - Pusat Penerangan Hukum (Puspenkum) Kejaksaan Agung RI menggelar kegiatan In House Training (IHT) Peningkatan Kompetensi Petugas Layanan Publik Tahun 2026 yang berlangsung pada 29–31 Juli 2026 di Jakarta dan Bandung.
Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Sesjamintel) Kejaksaan Agung RI, Sarjono Turin dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini memiliki arti strategis karena menjadi bagian dari persiapan pembangunan pelayanan terpadu satu pintu (PTSP) dan pengembangan contact center Kejaksaan RI yang terintegrasi
"Atas nama pimpinan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen saya menyampaikan apresiasi kepada Puspenkum dan PT Infomedia selaku penyelenggara yang telah menginisiasi kegiatan strategis ini sebagai bagian dan upaya untuk memperkuat kualitas pelayanan publik di lingkungan Kejaksaan Agung," ujar Plt Sesjamintel.
Dalam sambutannya, Plt Sesjamintel juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini tidak hanya menjadi forum menambah pengetahuan bagi jajaran Kejaksaan, melainkan juga menjadi sarana pembangunan pola pikir baru dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Kegiatan IHT ini membekali para petugas layanan dengan berbagai materi strategis, role play, hingga benchmarking best practices pengelolaan Contact Center kelas dunia di Graha Merah Putih Bandung (Telkomsel, Garuda Indonesia, & Pertamina 135). Para peserta juga mendapatkan pembekalan dari sejumlah pemateri ahli dari PT Infomedia, Humas PT KAI, Halo BCA dan sejumlah narasumber kompeten lainnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Bagian Reformasi Birokrasi (Kabag RB) pada Biro Perencanaan Jaksa Agung Muda Bidang Pembinaan (JAM-Bin) Kejaksaan Agung Ri, Dr. Helena Octavianne, S.H., M.H., C.S.S.L yang menilai kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat menjadi gambaran tentang pelayanan Kejaksaan terhadap masyarakat yang bisa dilaksanakan secara profesional dan proporsional.
Puspenkum Kejagung
Antusiasme juga dirasakan VP Corporate Commnunication PT KAI, Anne Purba yang memberikan apresiasi karena dapat berbagi pengalaman terkait pelayanan publik dan strategi komunikasi yang selama ini dijalankan perusahaan.
Dengan adanya sharing ini kita bisa berbagi studi case bagaimana kita bisa memperbaiki layanan yang bisa mendengar suara-suara masyarakat untuk perbaikan pelayanan kita," ujar Anne.
Sementara itu salah satu peserta IHT, Herlambang, mengaku memperoleh banyak ilmu, pengetahuan, serta pengalaman dalam kegiatan yang diikutinya selama tiga hari tersebut.
"Ini akan saya sampaikan kepada pimpinan, juga diteruskan kepada pejabat yang berwenang. Ini untuk ditindaklanjuti tidak hanya oleh Bidang Pidana Militer, tapi untuk kita bersinergi, bekerja sama membangun satu PTSP yang bisa bermanfaat bagi instansi yang kita cintai," ujarnya.
Melalui langkah ini, Kejaksaan RI siap mengakselerasi pengembangan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) dan Contact Center Kejaksaan RI yang modern, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id