STORY KEJAKSAAN - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Timur (Jatim) Agus Sahat, S.T., S.H., M.H. menegaskan bahwa manajemen risiko memiliki peran strategis dalam sistem pengendalian internal organisasi. Ditegaskan pula manajemen risiko harus terintegrasi dalam setiap proses kerja, bukan diposisikan sebagai kegiatan yang terpisah.
Pesan tersebut disampaikan Kajati Jatim saat menghadiri kegiatan sosialisasi Manajemen Risiko yang diikuti oleh para pejabat eselon III, IV, dan V dari masing-masing bidang, di Aula Sasana Adhyaksa, Senin, 30 Maret 2026.
Dibuka oleh Kajati Jatim, kegiatan ini turut hadir pemateri yaitu Kepala Sub Bagian Perencanaan pada Asisten Bidang Pembinaan Kejati Jatim, Dr. Frizkana Meilia, S.E., S.H., M.A., CGAA., CMA., CESA., QRMP., CIAP.
Kegiatan ini merupakan upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik (good governance) dan mengakselerasi kinerja terus dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jatim,
“Budaya sadar risiko (risk-aware culture) perlu dibangun secara menyeluruh sebagai fondasi tata kelola yang baik. Di samping itu, koordinasi dan komunikasi risiko harus diperkuat serta diimbangi dengan pelaksanaan monitoring dan evaluasi secara berkala,” ujar Kajati Agus Sahat.
Dr. Frizkana Meilia dalam pemaparannya menjelaskan bahwa risiko harus dipandang sebagai konsekuensi yang melekat dalam setiap aktivitas organisasi yang perlu dikelola secara sistematis dan terstruktur.
Mengacu pada ISO 31000, pengelolaan risiko dilakukan melalui penyusunan risk register di setiap bidang sebagai bagian dari proses identifikasi, analisis, dan evaluasi risiko.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa kemunculan risiko di luar risk register merupakan dinamika yang wajar. Kondisi ini menuntut penguatan sistem manajemen risiko yang adaptif dan responsif melalui pelaksanaan monitoring dan review secara berkelanjutan guna meningkatkan risk maturity level.
Dengan pengelolaan manajemen risiko yang tepat, setiap kebijakan dan program kerja diharapkan dapat berjalan lebih terarah, terukur, serta memiliki ketahanan dalam menghadapi berbagai dinamika dan tantangan reformasi birokrasi yang terus berkembang.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id