STORY KEJAKSAAN - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan (Sulsel), Dr. Sila H. Pulungan, melakukan kunjungan kerja resmi dalam rangka peresmian gedung kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu Timur pada Selasa, 12 Mei 2026).
Selain peresmian kantor baru, Kajati yang didampingi oleh Asisten Pembinaan, Asisten Intelijen, serta Ketua Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Wilayah Sulawesi Selatan juga meninjau dan mengapresiasi Kampung Pangan Adhyaksa, sebuah inovasi unggulan Kejari Luwu Timur dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi desa.
Mengutip laman resmi Kejati Sulsel, Kedatangan rombongan disambut Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu Timur, Berthy Oktavianes Z.H, bersama Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, serta jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD Provinsi Sulsel, dan para Kepala Desa binaan.
Kunjungan ini merupakan bagian dari penguatan infrastruktur dan peninjauan inovasi pelayanan hukum di daerah yang dijuluki "Bumi Batara Guru" tersebut.
Diketahui gedung baru Kantor Kejari Luwu Timur dibangun melalui dana hibah APBD Pemerintah Kabupaten Luwu Timur. Selain meresmikan gedung baru, Dr. Sila H. Pulungan juga meninjau langsung progres renovasi gedung kantor lama yang bersumber dari dana APBN Tahun 2026 senilai Rp3,28 miliar.
Penyediaan fasilitas ini dinilai sangat krusial dalam menunjang kenyamanan pegawai serta memperkuat kualitas pelayanan hukum di Luwu Timur. Kajati menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Pemerintah Kabupaten Luwu Timur atas dukungan berupa hibah tanah dan bangunan bagi institusi Kejaksaan.
Selain peresmian gedung, Kajati Sulsel meninjau pameran Kampung Pangan Adhyaksa, sebuah inovasi unggulan Kejari Luwu Timur dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan ekonomi desa. Program ini melibatkan 15 desa binaan, di antaranya Desa Wanasari, Agromulyo, Huna, Maliwowo, Lagego, Tampinna, Kawata, Batu Putih, Matano, Laro, Parumpanai, Baruga, Bahari, Kalaena Kiri, dan Tarabbi.
Dalam pameran tersebut, ditampilkan berbagai potensi komoditas unggulan desa mulai dari padi organik, merica, kakao, kelapa sawit, madu, hingga budidaya ikan air tawar.
Kajati Sulsel memberikan apresiasi terhadap inovasi Kampung Pangan Adhyaksa yang dinilai menjadi bukti nyata kehadiran Kejaksaan di tengah masyarakat.
Penkum Kejati Sulsel
Pada kesempatan yang sama, Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, menyatakan rasa bangga atas kunjungan Kajati Sulsel beserta rombongan. Ia menegaskan bahwa program Kampung Pangan Adhyaksa telah memberikan dampak positif bagi pelaku UMKM di desa. Bupati juga memastikan bahwa setiap proyek strategis daerah senantiasa dikoordinasikan dengan Kejari untuk mendapatkan pendampingan hukum agar tetap berjalan pada koridor yang benar.
Menanggapi hal tersebut, Kajati Sulsel mengaku terkesan dengan kolaborasi yang terjalin antara Pemerintah Daerah dan Kejaksaan. Ia berpesan agar seluruh jajaran Kejari Luwu Timur menjaga profesionalisme dan terus memanfaatkan fungsi Jaksa Pengacara Negara (JPN) sebagai ruang diskusi untuk mitigasi risiko hukum.
"Membangun negara harus dimulai dari pinggiran. Desa yang maju akan menjadi pondasi kuat bagi kemajuan bangsa. Saya berharap dana desa yang dikelola dengan pendampingan Kejaksaan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk kesejahteraan masyarakat," pungkas Dr. Sila H. Pulungan.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id