STORY KEJAKSAAN - Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. Ketut Sumedana hadir pada kegiatan Optimalisasi Program Jaksa Garda Desa dalam Mendukung Program Prioritas Nasional berupa Jaga Dapur MBG dan Jaga Indonesia Pintar serta Pengukuhan Dewan Pimpinan Cabang Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (DPC ABPEDNAS) Provinsi Sumatera Selatan yang dilaksanakan di Kabupaten Ogan Ilir pada Sabtu, 27 Juni 2026.
Turut mendampingi Kajati Sumsel yaitu Asisten Bidang Intelijen dan Asisten bidang Perdata dan Tata Usaha Negara, Para Kepala Kejaksaan Negeri didampingi Kepala Seksi Intelijen yang ada pada Wilayah Hukum Kejati Sumsel.
Selain dari Kejaksaan, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Gubernur Provinsi Sumatera Selatan, sejumlah Kepala Dinas Provinsi dan Kabupaten Ogan Ilir, Ketua Umum DPP ABPEDNAS, perwakilan Kepala Sekolah, Koordinator Wilayah badan Gizi Nasional (BGN), perwakilan Kepala Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan perwakilan Kepala Desa.
Kegiatan ini juga dihadiri langsung oleh Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Prof. Dr. Reda Manthovani, yang secara langsung memberikan sambutan sekaligus membuka kegiatan tersebut.
Dalam sambutannya, Jamintel menyampaikan bahwa Kejaksaan mendukung penuh visi Presiden RI, khususnya yang tertuang dalam asta cita ke-4 yaitu untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia dan Kesehatan, serta Asta Cita ke-6 yaitu membangun Indonesia yang dimulai dari desa demi pemerataan ekonomi.
"Kejaksaan hadir sebagai mitra strategis pembangunan dengan muncul sejak awal guna mencegah potensi terjadinya deviasi atau penyimpangan hukum yang di mulai dari tengkat desa," ujar Jamintel dalam sambutannya tersebut.
Kegiatan yang dilakukan di Ogan Ilir juga merupakan langkah taktis dan strategi untuk memperkuat pondasi pembangunan desa agar lebih berintegritas, mandiri dan berdaya saing.
Salah satunya caranya adalah dengan melaksanakan penguatan organisasi yang menjadikannya momentum memperkuat fungsi peradilan dan hak masyarakat, mendorong tata kelola mandiri yang menciptakan kemandirian pengawasan bermasyarakat yang berada di bawah koordinasi Jaksa Garda Desa yang akuntabel dan juga membangun mitra strategis Aparat Penegak Hukum (APH) sehingga menciptakan kolaborasi harmonis, kolaboratif dan preventif antara desa dengan Kejaksaan dengan semboyan Desa Kuat, Hukum Terjaga, Bangsa Berjaya.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id