STORY KEJAKSAAN - Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) menegaskan dukungannya pada keberadaan Sekolah Rakyat yang diselenggarkan oleh Kementerian Sosial RI sebagai
salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangun generasi unggul.
Dukungan tersebut ditunjukkan Kejati Jatim dengan mengirimkan Asisten Tindak Pidana Militer Kejaksaan Tinggi Jawa Timur Kolonel Laut (H) Muhammad Yunus, S.H., untuk menghadiri kegiatan Open House Sekolah Rakyat yang diselenggarakan oleh Kementerian Sosial RI di Gedung LPSP Kampus 2 Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Jatim, pada Jumat 26 Juni 2026.
Acara ini dihadiri Menteri Sosial Saifullah Yusuf, Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur, jajaran pimpinan Universitas Negeri Surabaya, Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya, unsur Forkopimda, serta sejumlah pimpinan instansi dan lembaga terkait.
Mengutip laman resmi Kejati Jatim, kegiatan tersebut merupakan agenda pengenalan lingkungan belajar kepada calon peserta didik beserta orang tua sekaligus memberikan gambaran mengenai konsep pendidikan yang akan diterapkan di Sekolah Rakyat.
Suasana acara berlangsung semarak. Di hadapan ratusan tamu undangan, para siswa Sekolah Rakyat unjuk kebolehan mulai dari paduan suara, tari tradisional hingga variasi baris-berbaris. Penampilan tersebut menjadi gambaran proses pembinaan karakter yang telah menunjukkan hasil positif.
“Anak-anak sudah mulai lebih disiplin, lebih percaya diri, semangat belajarnya meningkat, pertumbuhannya bagus, kesehatannya juga makin baik. Ini semua kabar yang menggembirakan,” ujar Mensos Saifullah Yusuf dalam sambutannya.
Melihat capaian tersebut, Mensos menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan evaluasi secara berkala guna menyempurnakan penyelenggaraan Sekolah Rakyat sehingga mampu memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, inklusif, dan berkelanjutan bagi anak-anak dari keluarga yang membutuhkan.
Kejaksaan Tinggi Jawa Timur mendukung keberadaan Sekolah Rakyat sebagai salah satu langkah strategis pemerintah dalam membangun generasi unggul.
Melalui kolaborasi dan sinergi lintas sektor, program ini diharapkan tidak hanya memperluas akses pendidikan, tetapi juga membentuk karakter, kedisiplinan, dan kemandirian anak bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id