STORY KEJAKSAAN - Prestasi ditorehkan jajaran intelijen dari Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat dan Kejati Papua dalam Rapat Konsolidasi Bidang Intelijen Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Mercure Jakarta baru-baru ini.
Dalam rangkaian kegiatan Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (JAM INTEL) tersebut dilaksanakan Lomba Pembuatan Produk Intelijen dengan tema: “Optimalisasi Peran Intelijen Penegakan Hukum sebagai Supporting System dalam Pelaksanaan Asta Cita Presiden.
Dalam perlombaan tersebut, sebanyak 6 Kejati berhak meraih penghargaan sebagai juara yang terbagi masing-masing 3 peraih juara dalam dua kategori lomba yaitu Kejati Tipe A Kejati Tipe B. Pada kategori Kejati Tipe A, Bidang Intelijen Kejati Jawa Barat (Jabar) berhasil meraih Penghargaan Terbaik I dengan nilai 1.064. Disusul Kejati Sumatera Selatan sebagai Terbaik II dengan nilai 1.045 dan kejati Daerah Khusus Jakarta sebagai Terbaik III dengan nilai 1.044.
Penghargaan diterima Asisten Intelijen Kejati Jabar, Donny Haryono Setyawan, S.H., M.H., yang turut menghadiri Rapat Konsolidasi Bidang Intelijen Tahun 2026, bertempat di Hotel Mercure Jakarta, Rabu, 12 Agustus 2026 itu.
Sementara itu, pada kategori Kejati Tipe B, prestasi diukir Kejati Papua yang tampil sebagai Juara I dengan nilai 1.087. Menyusul Juara II diraih oleh Kejati Kalimantan Utara dengan nilai 1.079, dan Juara III diraih oleh Kejati Kalimantan Selatan dengan nilai 1.065.
Asisten Intelijen Kejati Papua, Yedivia Rum, S.H., M.H., menyampaikan bahwa capaian tersebut merupakan kebanggaan sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran Intelijen Kejaksaan Tinggi Papua dan para Kepala Seksi Intelijen di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Papua.
“Prestasi ini menjadi kebanggaan dan motivasi bagi kami jajaran Intelijen di Kejaksaan Tinggi Papua serta para Kepala Seksi Intelijen di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Papua untuk terus memacu semangat dalam menunjukkan komitmen dan kinerja bidang Intelijen, khususnya dalam menghasilkan produk intelijen yang berkualitas, strategis, dan mampu memberikan dukungan optimal terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi penegakan hukum,” ujar Yedivia Rum.
Meski Kejati Papua termasuk dalam kategori Kejaksaan Tinggi Tipe B, Yedivia menegaskan hal tersebut tidak menjadi hambatan untuk menunjukkan kinerja terbaik.
Kejati Papua justru mampu meraih nilai tertinggi pada kategori tersebut dan mengungguli sejumlah Kejaksaan Tinggi lainnya.
Penghargaan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk semakin meningkatkan profesionalisme, kapasitas, dan kualitas jajaran Intelijen Kejaksaan Tinggi Papua.
Selain itu, capaian ini menjadi dorongan untuk terus mengoptimalkan fungsi Intelijen sebagai supporting system dalam mendukung keberhasilan penegakan hukum serta berkontribusi terhadap pelaksanaan Asta Cita Presiden.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id