STORY KEJAKSAAN - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur (Jatim) mendorong kolaborasi antara produsen, distributor, aparat pengawas serta institusi penegakan untuk memastikan terbentuknya tata kelola yang transparan, akuntabel, dan saling menguatkan dalam pengawasan pupuk bersubsidi.
Imbauan ini disampaikan Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jatim, Agus Sahat ST, S.H., M.H. saat menghadiri kegiatan “PILAR TANI: Sosialisasi dan Koordinasi Kebijakan Pupuk Bersubsidi” yang diselenggarakan oleh PT Pupuk Indonesia (Persero) di HARRIS Hotel & Conventions Surabaya, Kamis, 5 Maret 2026.
"Menjaga amanah besar bernama pupuk bersubsidi bukanlah perkara sederhana," ujar Kajati Jatim dalam sambutannya dalam kegiatan yang juga turut dihadiri Asisten Intelijen I Ketut Maha Agung, S.H., M.H.
Menurut Kajati, inisiatif PT Pupuk Indonesia (Persero) melalui program Pilar Tani dinilai mampu memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pengelolaan pupuk bersubsidi.
"Ini (pupuk bersubsidi-red) merupakan instrumen negara yang ditujukan untuk melindungi petani, menjaga ketahanan pangan, dan menopang kedaulatan ekonomi rakyat,” ujar Kajati Jatim.
Turut hadir dalam kegiatan Pilar Tani di antaranya Direktur Manajemen Risiko PT Petrokimia Gresik Johanes Barus, SVP SPLP Pupuk Indonesia Asep Saepul Muslim, RCEO Wilayah 3 Pupuk Indonesia Taufiek, serta Senior Manager Pupuk Indonesia Region Jawa Timur Saroyo. Kegiatan ini juga diikuti ratusan distributor pupuk bersubsidi di seluruh Jawa Timur.
Pada kesempatan yang sama, para distributor juga memperoleh pemaparan langsung mengenai kebijakan tata kelola pupuk bersubsidi, kesiapan Pupuk Indonesia dalam proses pengadaan dan penyaluran pupuk bersubsidi, serta pembinaan dari Kejaksaan kepada para distributor pupuk di Jawa Timur yang disampaikan oleh SVP SPLP Pupuk Indonesia Asep Saepul Muslim bersama Kasi III Bidang Intelijen Kejati Jawa Timur, Kusbiantoro, S.H., M.H.
Melalui kegiatan Pilar Tani ini, diharapkan terbangun kesamaan persepsi antara produsen, distributor, pemerintah, dan aparat penegak hukum dalam menjaga integritas pengelolaan pupuk bersubsidi. Sinergi tersebut menjadi fondasi penting untuk memastikan keberlanjutan sektor pertanian sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id