JAKARTA – Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI kembali memperkuat struktur organisasinya dengan melantik dan mengambil sumpah jabatan dua pejabat struktural baru pada Rabu, 12 Agustus 2026.
Pelantikan dipimpin Sekretaris Badiklat Kejaksaan RI, Dr. Yulianto, dan dihadiri Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Manajemen dan Kepemimpinan Dr. Teuku Rachman, Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Teknis dan Fungsional Jehezkiel Devy Sudarso, S.H., C.N. serta jajaran pejabat struktural Badiklat Kejaksaan RI.
Dua pejabat baru di lingkungan Sekretariat Badiklat Kejaksaan RI yang dilantik berdasarkan Surat Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor Kep-IV-10122/C/07/2026 dan Nomor KEP-IV-10101/C.4/07/2026 itu adalah Raden Wisnu Bagus Wicaksono, S.H., M.Hum. sebagai Kepala Bagian Keuangan dan Yuliano, S.H., M.Kn. sebagai Kepala Subbagian Perlengkapan, Perpustakaan dan Dokumentasi.
Dalam sambutannya, Sesbadiklat Yulianto menegaskan bahwa Badiklat memiliki posisi yang strategis sekaligus penting dalam mendukung keberhasilan institusi Kejaksaan. Badiklat menjadi garda terdepan dalam mendidik, melatih, sekaligus membentuk insan Adhyaksa yang berintegritas, kompeten, berdaya saing, jujur dan tangguh dalam menjalankan tugas.
"Badiklat memiliki peranan strategis karena menjadi garda terdepan dalam rangka mendidik, melatih sekaligus membentuk insan-insan Adhyaksa yang berintegritas, kompeten, berdaya saing tinggi, jujur dan tangguh," ujar Yulianto.
Badiklat, lanjut Yulianto, juga memiliki peran penting dalam menyiapkan sumber daya manusia Kejaksaan untuk mengisi berbagai pos pengabdian di seluruh Indonesia sesuai dengan kompetensi, bakat dan kemampuan masing-masing.
Pada bagian lain, Sekretaris Badiklat Kejaksaan RI juga tutur mengingatkan pesan Jaksa Agung RI yang menegaskan bahwa disiplin harus dimulai dari Badiklat, sementara pemimpin yang berintegritas juga harus dibentuk melalui proses pendidikan dan pelatihan yang kuat.
Dengan pesan tersebut, Yulianto menegaskan program-program pendidikan dan pelatihan harus disusun berdasarkan kebutuhan strategis dan jangka panjang
Program tersebut harus komprehensif serta berorientasi pada peningkatan kompetensi para penegak hukum agar semakin profesional, berintegritas, sekaligus mampu meningkatkan kinerja dan keberhasilan penegakan hukum.
Kepada pejabat yang baru dilantik, Yulianto meminta agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja dan memahami bahwa keberadaan mereka di Badiklat merupakan bagian penting dari kebutuhan organisasi. Ia juga mendorong pejabat baru untuk menularkan pengalaman, memberikan kontribusi pemikiran, serta menjadi teladan bagi seluruh jajaran Badiklat.
Badiklat Kejaksaan RI
Secara khusus, Sekretaris Badiklat Kejaksaan RI juga memberikan penekanan tugas kepada pejabat yang baru dilantik. Tugas itu adalah meningkatkan akselerasi dan kekompakan untuk menciptakan pelayanan prima dengan berpedoman pada peningkatan kinerja berbasis anggaran; meningkatkan kinerja, etos kerja dan inovasi sebagai upaya mencapai target kinerja sekaligus optimalisasi penyerapan anggaran; menghindari setiap bentuk perbuatan tercela dan penyimpangan dalam pelaksanaan tugas dengan tetap menjaga integritas serta memegang teguh sumpah jabatan.
Badiklat Kejaksaan RI
Arahan itu disampaikan Kabadiklat saat membuka Buka Pelatihan Teknis Penerapan Pembaruan Hukum Pidana berdasarkan KUHP dan KUHAP Baru
Baca Selengkapnya
Arahan itu disampaikan Jampidsus saat membuka JAM PIDSUS Gelar Pelatihan Public Speaking And Leadership Competency Enhancement bagi Jajaran Aspidsus dan Kajari Wilayah Sumatera Bagian Utara
Baca Selengkapnya
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id