Better experience in portrait mode.

Kejaksaan Agung (Kejagung) menetapkan tersangka baru dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi berupa suap dan/atau gratifikasi penanganan perkara pemberian fasilitas ekspor Crude Palm Oil (CPO) dan turunannya pada industri kelapa sawit di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat.

Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Dirdik JAM PIDSUS) Kejagung, Abdul Qohar menyampaikan tersangka baru tersebut berinisial MSY selaku Social Security Legal  PT Wilmar. 

"Berdasarkan keterangan saksi dan dokumen, baik yang diperoleh pada hari ini maupun dua hari yang lalu, penyidik menyimpulkan telah ditemukan dua alat bukti yang cukup,"

 ujar Dirdik JAM PIDSUS Kejagung dalam konferensi pers di kantor Kejagung, Jakarta, Selasa, 15 April 2025. 

Penetapan tersangka kepada MSY ditetapkan dengan keluarnya Surat Penetapan Tersangka Nomor: TAP-28/F/2/Fd.2/04/2025 tanggal 15 April 2025.

Pasal yang disangkakan Tersangka MSY disangka melanggar Pasal 6 Ayat (1) huruf a jo. Pasal 5 Ayat (1) jo. Pasal 13 jo. Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo. Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. 

Kejagung Tetapkan Pegawai PT Wilmar  Sebagai Tersangka Suap Penanganan Perkara di PN Jakarta Pusat

Dengan status tersebut, tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan JAM PIDSUS Kejagung melakukan penahanan terhadap MSY selama 20 hari ke depan di Rutan Salemba Cabang Kejagung, Jakarta. Penahan tersebut seiring keluarnya Surat Perintah Penyidikan Nomor: PRIN-30/F.2/Fd.2/04/2025 tanggal 15 April 2025
 

Hasil Pemeriksaan Saksi

Menurut Abdul Qohar, penetapan tersangka MSY diperoleh setelah jaksa penyidik melakukan pemeriksaan terhadap 5 orang saksi pada hari yang sama. Dua saksi di antaranya telah ditetapkan Kejagung sebagai tersangka. Kelima saksi yang diperiksa itu adalah MBDH, Tersangka MS, STF, Tersangka WG dan MSY.

Abdul Qohar menjelaskan, hasil pemeriksaan menemukan fakta Tersangka AR yang berprofesi sebagai advokat melakukan pertemuan dengan Tersangka WG selaku panitera Muda Perdata PN Jakarta Utara terkait penanganan perkara minyak goreng.

Dalam pertemuan tersebut, AR menyampaikan perkara yang ditangani WG harus diurus agar terhindar dari putusan maksimal, bahkan melebihi tuntutan Jaksa Umum oleh majelis hakim. AR juga menanyakan tentang biaya yang harus disediakan terdakwa korporasi.

Informasi tersebut disampaikan Tersangka AR kepada rekan sesama advokat, tersangka MS yang selanjutnya menggelar pertemuan dengan MSY.

Dua minggu usai pertemuan tersebut, Tersangka WG menghubungi Tersangka AR yang menyampaikan perkara ini segera diurus. Desakan itu mendorong tersangka MS yang mendapat informasi dari AR kembali bertemu dengan MSY.

Kejagung Tetapkan Pegawai PT Wilmar  Sebagai Tersangka Suap Penanganan Perkara di PN Jakarta Pusat

"Saat itu Sdr. MSY memberitahukan bahwa biaya yang disediakan pihak korporasi sebesar Rp20 miliar untuk mendapatkan putusan bebas," ujar Abdul Qohar.

Diminta 3 Kali Lipat

Usai hasil pertemuan tersebut, Tersangka AR, WG, dan MAN bertemu di sebuah rumah makan di Jakarta Timur. Dalam pertemuan itu, Tersangka MAN yang saat itu menjabat Wakil Ketua PN Jakarta Pusat menyatakan perkara minyak goreng tidak bisa diputus bebas.

Namun, ungkap Abdul Qohar, Tersangka MAN menyatakan perkara tersebut bisa diputus ontslag dan meminta agar uang menyediakan uang Rp60 miliar, atau tiga kali lipat dari semula disediakan pihak korporasi. 
 

Permintaan tersebut disanggupi MSY yag selanjutnya diserahkan kepada Tersangka AR dalam pertemuan di parkiran SCBD, Jakarta. Selanjutnya uang suap itu diserahkan kepada Tersangka MAN yang memberikan yang sebesar US$ 50 ribu kepada Tersangka AR.
 

Kejagung Tetapkan Pegawai PT Wilmar  Sebagai Tersangka Suap Penanganan Perkara di PN Jakarta Pusat
MSY, pegawai PT Wilmar ditetapkan sebagai tersangka kasus suap penanganan perkara di PN Jakarta Pusat

Geledah 3 Tempat

Selain penetapan tersangka, Jaksa Penyidik JAM PIDSUS Kejagung juga melaporkan hasil penggeledahan di tiga tempat di dua provinsi.

Dalam penggeledahan tersebut, tim penyidik kembali menyita dua unit mobil Mercedes Benz, dua unit motor Vespa, satu unit mobil Honda CRV, dan 4 unit sepada Brompoton.

LIVE KONFERENSI PERS KEJAKSAAN REPUBLIK INDONESIA

Penyidik JAM PIDSUS Kembali Periksa Saksi EHL dari Kementerian ESDM Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi
Penyidik JAM PIDSUS Kembali Periksa Saksi EHL dari Kementerian ESDM Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi Kamis, 05 Nov 2026 22:01 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Periksa Mantan Kepala Daerah Nunukan Inisial AL Sebagai Saksi Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Periksa Mantan Kepala Daerah Nunukan Inisial AL Sebagai Saksi Perkara Tambang Batubara PT CCM Kamis, 05 Nov 2026 21:10 WIB

Baca Selengkapnya
Penyidik JAM PIDSUS Geledah Hotel L di Nunukan Terkait Penyidikan Perkara Batubara PT CCM
Penyidik JAM PIDSUS Geledah Hotel L di Nunukan Terkait Penyidikan Perkara Batubara PT CCM Kamis, 05 Nov 2026 15:02 WIB

Baca Selengkapnya
Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi, Jampidsus Ingatkan Capaian Penanganan Perkara dan Penyerapan Anggaran
Gelar Rapat Monitoring dan Evaluasi, Jampidsus Ingatkan Capaian Penanganan Perkara dan Penyerapan Anggaran Kamis, 05 Nov 2026 14:02 WIB

Baca Selengkapnya
Kejari Seram Bagian Timur Tetapkan 2 Tersangka Perkara Dugaan Pungli dan Gratifikasi Sekolah, Kerugian Diperkirakan Lebih dari Rp1 Miliar
Kejari Seram Bagian Timur Tetapkan 2 Tersangka Perkara Dugaan Pungli dan Gratifikasi Sekolah, Kerugian Diperkirakan Lebih dari Rp1 Miliar Kamis, 05 Nov 2026 12:01 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Periksa Saksi dari Pertamina EP untuk Perkuat Pembuktian Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi
Kejagung Periksa Saksi dari Pertamina EP untuk Perkuat Pembuktian Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi Kamis, 05 Nov 2026 00:01 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Saksi dari Kemendag Terkait Perkara Komoditas Nikel
Tim Penyidik JAM PIDSUS Saksi dari Kemendag Terkait Perkara Komoditas Nikel Rabu, 04 Nov 2026 23:01 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Auditor Inhutani V Terkait Perkara Perkebunan PT PSMI
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Auditor Inhutani V Terkait Perkara Perkebunan PT PSMI Rabu, 04 Nov 2026 22:01 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 Orang Saksi Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM Rabu, 04 Nov 2026 21:01 WIB

Baca Selengkapnya
Perkuat Pembuktian, Satu Orang Saksi dari Kementerian ESDM Diperiksa Terkait Perkara Tambang Batu Bara PT CCM
Perkuat Pembuktian, Satu Orang Saksi dari Kementerian ESDM Diperiksa Terkait Perkara Tambang Batu Bara PT CCM Selasa, 03 Nov 2026 20:30 WIB

Baca Selengkapnya
Penyidik JAM PIDSUS Periksa 3 Saksi Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi
Penyidik JAM PIDSUS Periksa 3 Saksi Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi Selasa, 03 Nov 2026 18:20 WIB

Baca Selengkapnya
Kejati Banten Kembali Tahan 1 Orang Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan BUMD PT ABM
Kejati Banten Kembali Tahan 1 Orang Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan BUMD PT ABM Selasa, 03 Nov 2026 09:01 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Serahkan 3 Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tambang Mineral Bukan Logam PT PMM ke Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang
Kejagung Serahkan 3 Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tambang Mineral Bukan Logam PT PMM ke Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang Senin, 02 Nov 2026 20:06 WIB

Baca Selengkapnya
Kejari Kota Pasuruan Tetapkan 2 Mantan Pejabat KONI Daerah Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah
Kejari Kota Pasuruan Tetapkan 2 Mantan Pejabat KONI Daerah Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Senin, 02 Nov 2026 17:01 WIB

Baca Selengkapnya
Kejari Pandeglang Eksekusi Penyitaan Aset Rp7,5 Miliar Milik Terpidana Perkara Korupsi Kredit Fiktif
Kejari Pandeglang Eksekusi Penyitaan Aset Rp7,5 Miliar Milik Terpidana Perkara Korupsi Kredit Fiktif Senin, 02 Nov 2026 15:01 WIB

Baca Selengkapnya
Selewengkan Dana Rp5 Miliar, Kejari Sampang Tetapkan Mantan Bendahara Pengeluaran RSUD dr. Mohammad Zyn Sebagai Tersangka Perkara Korupsi
Selewengkan Dana Rp5 Miliar, Kejari Sampang Tetapkan Mantan Bendahara Pengeluaran RSUD dr. Mohammad Zyn Sebagai Tersangka Perkara Korupsi Minggu, 01 Nov 2026 13:01 WIB

Baca Selengkapnya
Minta Kepala Pasar Setor Retribusi, Kejari Minahasa Tetapkan Mantan Kadis Perdagangan Sebagai Tersangka Perkara Korupsi
Minta Kepala Pasar Setor Retribusi, Kejari Minahasa Tetapkan Mantan Kadis Perdagangan Sebagai Tersangka Perkara Korupsi Sabtu, 31 Okt 2026 00:00 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Kembali Periksa Seorang Saksi dari Foster Oil & Energy Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi
Kejagung Kembali Periksa Seorang Saksi dari Foster Oil & Energy Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi Jumat, 30 Okt 2026 18:30 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Geledah Kantor IPPS Terkait Penyidikan Perkara Transfer Pricing PT TPL, Segel Pintu Menuju Ruang Tersembunyi
Kejagung Geledah Kantor IPPS Terkait Penyidikan Perkara Transfer Pricing PT TPL, Segel Pintu Menuju Ruang Tersembunyi Jumat, 30 Okt 2026 17:17 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Kembali Periksa Saksi dari PT PHE Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi
Tim Penyidik JAM PIDSUS Kembali Periksa Saksi dari PT PHE Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi Jumat, 30 Okt 2026 00:23 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Kembali Periksa Auditor dari PT PSMI Terkait Perkara Perkebunan Perusahaan di Areal Inhutani V
Kejagung Kembali Periksa Auditor dari PT PSMI Terkait Perkara Perkebunan Perusahaan di Areal Inhutani V Kamis, 29 Okt 2026 22:30 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 Orang Saksi dari PT CCM dan Pemkab Nunukan Terkait Perkara Tambang Batubara
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 Orang Saksi dari PT CCM dan Pemkab Nunukan Terkait Perkara Tambang Batubara Kamis, 29 Okt 2026 21:20 WIB

Baca Selengkapnya
Jual di Atas HET dan Laporan Palsu, Kejari Batang Hari Tetapkan 1 Orang Tersangka Perkara Pupuk Bersubsidi dengan Kerugian Negara Rp2,6 Miliar
Jual di Atas HET dan Laporan Palsu, Kejari Batang Hari Tetapkan 1 Orang Tersangka Perkara Pupuk Bersubsidi dengan Kerugian Negara Rp2,6 Miliar Kamis, 29 Okt 2026 14:09 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Saksi Baru dari Kementerian ESDM Terkait Perkara Komoditas Nikel
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Saksi Baru dari Kementerian ESDM Terkait Perkara Komoditas Nikel Rabu, 28 Okt 2026 22:00 WIB

Baca Selengkapnya
Penyidik JAM PIDSUS Periksa Auditor PT PSMI Terkait Perkara Kawasan Perkebunan Perusahaan di Areal Inhutani V
Penyidik JAM PIDSUS Periksa Auditor PT PSMI Terkait Perkara Kawasan Perkebunan Perusahaan di Areal Inhutani V Rabu, 28 Okt 2026 20:45 WIB

Baca Selengkapnya