STORY KEJAKSAAN - Inisiatif program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP) yang diluncurkan Kejaksaan Negeri Bone Bolango sukses mengantarkan Kabupaten Bone Bolango masuk 10 besar dalam capaian kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan secara nasional.
"Keberhasilan Bone Bolangi masuk 10 besar nasional menjadi bukti bahwa sinergi yang dibangun selama ini berjalan efektif," ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bone Bolango, Feddy Hantyo Nugroho.
Diketahui Kejari Bone Bolango bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten dan BPJS Ketenagakerjaan setempat meluncurkan program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP) yang bertujuan meningkatkan kepatuhan aparat desa, pelaku UMKM, serta pekerja rentan terhadap kepesertaan jaminan sosial ketenegakerjaan.
Saat diluncurkan pada April 2026 lalu, Kejari Bone Bolango menegaskan akan turun ke 160 desa di wilayah Kabupaten Bone Bolango untuk melakukan sosialisasi, edukasi, dan pendampingan hukum kepada masyarakat dan pelaku usaha.
Kajari Bone Bolango kala itu menyampaikan bahwa Program JPP merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam menjalankan fungsi Jaksa Pengacara Negara (JPN) sekaligus memastikan bahwa negara hadir untuk memastikan setiap pekerja memperoleh hak atas jaminan sosial sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
“Program ini menjadi langkah konkret untuk memastikan perlindungan pekerja berjalan optimal. Kejaksaan tidak hanya berperan sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra strategis pemerintah dalam mendorong terwujudnya keadilan sosial,” ujar Kajari saat peluncuran Program JPP kala itu
Dengan prestasi masuk dalam 10 besar capaian kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan secara nasional, Kajari menyampaikan bahwa kolaborasi ini akan dilanjutkan agar perlindungan bagi pekerja makin merata.
“Program Jaksa Pelindung Pekerja merupakan bentuk dukungan Kejaksaan dalam mendorong kepatuhan badan usaha dan pemberi kerja terhadap kewajiban perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan. Keberhasilan Bone Bolango masuk 10 besar nasional menjadi bukti bahwa sinergi yang dibangun selama ini berjalan efektif,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Bone Bolango seperti dikutip dari Adhyaksadigital menyampaikan apresiasi atas pendampingan dan dukungan Kejaksaan Negeri Bone Bolango serta BPJS Ketenagakerjaan yang telah berkontribusi dalam peningkatan cakupan perlindungan pekerja di daerah.
Kepala Cabang BPJS Ketenagakerjaan Gorontalo juga mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dan Kejaksaan Negeri Bone Bolango dalam mendukung perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, sehingga semakin banyak pekerja yang memperoleh perlindungan atas risiko kerja, kecelakaan kerja, kematian, maupun jaminan hari tua.
Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi ini, seluruh pihak berkomitmen untuk terus meningkatkan efektivitas Program Jaksa Pelindung Pekerja (JPP) guna memperluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan dan mewujudkan kesejahteraan pekerja di Kabupaten Bone Bolango
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id