STORY KEJAKSAAN - Ada pemandangan menarik sekaligus membanggakan dalam sebuah sidang disertasi di Fakultas Hukum, Universitas Hasanuddin (Unhas), Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) yang berlangsung pada Jumat, 17 Juli 2026 lalu.
Dalam sidang untuk meraih gelar Doktor itu, dua pejabat Kejaksaan yakni Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel, Dr Sila H Pulungan dan Wakil Kajati Sulawesi Utara (Sulut), Feri Tas, hadir bersamaan dalam posisi yang berbeda.
Wakajati Sulut Feri Tas hari itu hadir sebagai mahasiswa S3 yang memaparkan disertasinya untuk menyandang gelar Doktor dalam bidang ilmu Hukum. Sementara Kajati Sulsel duduk sebagai penguji eksternal di ujian tertutup yang dipimpin langsung oleh Dekan Fakultas Hukum Unhas, Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P., yang juga bertindak sebagai Kopromotor dalam tim promotor promovendus.
Mengutip laman resmi Kejati Sulsel, Feri Tas, yang pernah menjabat sebagai Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) Kejaksaan Tinggi Sulawesi Selatan, membawakan disertasi yang sangat strategis bagi institusi kejaksaan dengan judul "Jaksa Pengacara Negara Sebagai Mediator Negara Dalam Penyelesaian Sengketa Administrasi Pemerintahan".
Kehadiran Kajati Sulsel yang pernah menjabat Direktur Pertimbangan Hukum pada Jaksa Agung Muda Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (JAM DATUN) memberikan bobot telaah yang sangat mendalam dan tajam, selaras dengan kepakaran dan rekam jejak panjangnya di bidang perdata dan tata usaha negara.
Selain Kajati Sulsel, jajaran Dewan Penguji dan Promotor diisi oleh para pakar hukum terkemuka seperti Prof. Dr. A. Pangerang Moentha, S.H., M.H., DFM selaku Promotor, Prof. Dr. Hamzah Halim, S.H., M.H., M.A.P., selaku Kopromotor, Prof. Dr. Aminuddin Ilmar, S.H., M.Hum., dan Dr. Naswar, S.H., M.H., selaku Penguji.
Usai menjalani sidang doktoral tersebut, Wakajati Sulut dinyatakan lulus dan berhasil menyandang gelar Doktor dalam bidang ilmu Hukum.
Sidang doktoral ini ditutup dengan penyerahan hasil yudisium oleh Ketua Sidang kepada Dr. Feri Tas, S.H., M.H., dilanjutkan dengan penyerahan tanda penghargaan dari Dekan Fakultas Hukum Unhas kepada Promotor, Penguji Eksternal, serta para Ko-Promotor atas kontribusinya dalam melahirkan doktor baru di bidang ilmu hukum.
Penelitian doktoral ini diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata serta sumbangsih pemikiran yang berharga, baik bagi dunia akademis maupun implementasi praktis penegakan hukum, khususnya dalam memperkuat peran Jaksa Pengacara Negara (JPN) sebagai mediator negara di Indonesia.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id