“Penyidik sudah menetapkan Al warga Kecamatan Jeunieb sebagai tersangkadan menahannya,” kata Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bireuen, Munawal Hadi dalam keterangannya.
Munawal Hadi menjelaskan, pada 24 Juni 2019 dilakukan musyawarah antar desa, pada saat itu tersangka AI membuat kebijakan untuk menyetujui, mengalokasikan dan mencairkan dana SPP kepada peminjam individu.
Menurutnya, pelaksanaan dana SPP itu tidak dilakukan sesuai aturan dan ketentuan yang tercantum pada Petunjuk Teknis Operasional (PTO) PNPM-MP.
Selain itu dalam pelaksanaan, kriteria penerima dana SPP itu diberikan pinjaman tidak sesuai dengan PTO PNPM-MP dan verifikasi usulan SPP dilakukan tidak sesuai dengan fakta di lapangan.
jelas Munawal Hadi.
Tersangka kini ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas IIB Bireuen.
Layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) serta pegawai di bidang teknis yang sedang menangani hal-hal mendesak tetap menjalanakn WFO
Baca Selengkapnya
Pembangunan Jalan Tol Ruas Medan – Binjai Seksi I, II dan III Sepanjang 25,441 Kilometer menghabiskan anggaran Rp1,17 triliun
Baca Selengkapnya
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id