STORY KEJAKSAAN - Badan Pendidikan dan Pelatihan (Badiklat) Kejaksaan RI menghadirkan Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) RI, Dr . H. Tb. Ace Hasan Syadzily, M.Si untuk memberikan kuliah umum kepada peserta Pendidikan dan Pelatihan Pembentukan Jaksa (PPPJ) Angkatan LXXXIII Gelombang I Tahun 2026 pada Selasa, 26 Mei 2026.
Di hadapan ratusan peserta PPPJ yang hadir di Aula Sasana Adhi Karyya, Badiklat Kejaksaan RI, Ragunan, Jakarta, Gubernur Lemhannas yang didampingi Kepala Badiklat Kejaksaan Ri, Dr. Leonard Eben Ezer Simanjuntak menyampaikan harapan besar kepada para calon jaksa terkait penegakan hukum di Indonesia.
Dalam paparannya, Gubernur Lemhannas RI menyampaikan bahwa diklat ini adalah gerbang untuk mencetak penegak-penegak hukum yang berkarakter negarawan, berintegritas, serta menjaga nilai-nilai kebangsaan.
Menurutnya, pijakan hukum nasional yang kuat dengan berlandaskan empat konsensus dasar bangsa menjadi bekal penting bagi para calon jaksa dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Secara khusus, Gubernur Lemhannas berpesan kepada para peserta PPPJ bahwa amanah besar dalam upaya penegakan hukum di Indonesia berada di pundak mereka. Untuk itu, niat menjadi seorang penegak hukum yang adil harus sudah ditanamkan para calon jaksa sejak awal.
"Kata seorang filsafat Yunani bernama Caesonius, ia mengatakan Fiat justitia ruat caelum, hendaklah keadilan ditegakkan walaupun langit akan runtuh," ujarnya.
Menurut Gubernur Lemhannas, keadilan merupakan fondasi utama yang dapat menjaga ketahanan sebuah bangsa. Sebab, bangsa yang mampu mewujudkan keadilan akan menjadi bangsa yang kuat dan kokoh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id