Better experience in portrait mode.
Kajari Luwu Muhandas Ulimen, S.H., M.H.

Kejari Luwu Tetapkan Mantan Anggota DPR, DPRD, dan 3 Orang Lain Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program P3-TGAI Tahun 2024

Sabtu, 07 Mar 2026 07:01 WIB

STORY KEJAKSAAN - Tim Penyidik pada Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu menetapkan lim aorang tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi terkait Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) di wilayah Kabupaten Luwu untuk Tahun Anggaran 2024 pada Kamis, 5 Maret 2026.

Berdasarkan hasil penyidikan dan gelar perkara, Tim Penyidik telah mengantongi minimal dua alat bukti yang sah untuk menetapkan status tersangka terhadap lima individu. Salah satunya adalah Anggota DPR RI Komisi V dari Daerah Pemilihan Sulawesi Selatan (Sulsel) III Periode 2019-2024 berinisial MF. Sementara empat tersangka lainnya masing-masing berinisial Z, M, ARA, dan AR.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu, Muhandas Ulimen, S.H., M.H., mengatakan Program P3-TGAI yang bersumber dari dana aspirasi Pokok-Pokok Pikiran (Pokir) ini sejatinya diperuntukkan bagi peningkatan infrastruktur irigasi guna mendukung produktivitas petani di Kabupaten Luwu.

Namun, dalam pelaksanaannya, para tersangka yang statusnya ditetapkan berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Negeri Luwu Nomor: Print – 78/P.4.35.4/Fd.2/01/2026 tanggal 28 Januari 2026 diduga kuat telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara menyalahgunakan kekuasaan atau kedudukannya.

"Dana aspirasi P3-TGAI ini seharusnya murni digunakan untuk membantu para petani kita meningkatkan kualitas irigasi dan ketahanan pangan,” kata Muhandas didampingi Kepala Seksi (Kasi) Pidsus dan Kasi Intel Kejari Luwu.

Kejari Luwu Tetapkan Mantan Anggota DPR, DPRD, dan 3 Orang Lain Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program P3-TGAI Tahun 2024

Menurut Kajari Muhandas, praktik pungutan liar atau pemotongan dana dengan dalih 'komitmen fee' seperti ini tidak hanya merugikan negara, tetapi juga mengkhianati kepercayaan masyarakat petani di Kabupaten Luwu.

Langkah tindakan tegas yang diambil Tim Penyidik Pidsus, lanjut Kajari, merupakan wujud komitmen nyata Kejaksaan Negeri Luwu dalam memberantas tindak pidana korupsi, khususnya yang merugikan masyarakat kecil "Kami akan mengusut tuntas kasus ini hingga ke akar-akarnya," tegasnya.

Modus Operandi dan Peran Tersangka

Hasil penyidikan menemukan fakta bahwa kelima tersangka diduga secara bersama-sama mengorganisir pemotongan dana hibah P3A dengan menekan para Ketua Kelompok Tani untuk menyerahkan sejumlah uang sebagai "commitment fee" dari total anggaran yang dicairkan.

Tersangka MF selaku Anggota DPR RI yang memiliki kewenangan atas program aspirasi P3-TGAI MF diduga memerintahkan Tersangka ARA untuk mencari kelompok P3A yang ingin diusulkan mendapatkan bantuan. Sebelum penetapan, MF mengajukan syarat bahwa setiap kelompok yang diusulkan wajib menyetorkan fee.

Kejari Luwu Tetapkan Mantan Anggota DPR, DPRD, dan 3 Orang Lain Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program P3-TGAI Tahun 2024

Selain itu, MF memiliki kendali atas akun yang dapat memvalidasi atau menghapus usulan dari Kelompok P3A, dan akan mengalihkan program tersebut kepada kelompok lain jika ada yang tidak menyanggupi pembayaran fee.

Seluruh kelompok yang diusulkan kemudian dituangkan oleh MF ke dalam Surat Rekomendasi Usulan P3-TGAI.

Sementara itu Tersangka ARA diketahui berperan menjalankan perintah MF untuk mencari kelompok P3A di wilayah Kabupaten Luwu dengan mematok syarat pembayaran uang muka atau fee. Instruksi ini disampaikan kepada tigas tersangka lainnya yaitu Z, M, dan AR untuk melakukan penjaringan kelompok tani.

Tersangka ARA menetapkan besaran fee yang harus disetorkan berkisar antara Rp 25 juta hingga Rp 35 juta per kelompok/titik P3A.

Pemeriksaan penyidik juga mengungkapkan Tersangka Z selaku Anggota DPRD Kabupaten Luwu periode 2024-2029 ditunjuk oleh ARA, atas perintah MF, untuk menghimpun, mencari, menampung, dan memfasilitasi para kelompok P3A di Kabupaten Luwu agar masuk ke dalam usulan dana aspirasi.

Z juga bertugas memfasilitasi tersangka M untuk bertemu dengan ARA. Bersama tersangka lainnya, Z diduga secara langsung memaksa para Ketua P3A untuk membayarkan sejumlah uang muka agar program tidak dialihkan.

Sementara peran Tersangka M yaitu bertugas mencari kelompok P3A yang ingin mendapatkan program P3-TGAI setelah difasilitasi oleh Z untuk bertemu ARA. M bertugas menyampaikan syarat kewajiban menyetorkan uang muka sebesar Rp 35 juta kepada para Ketua Kelompok P3A dan diduga ikut serta dalam upaya memaksa para ketua kelompok untuk melakukan pembayaran tersebut.

Sedangkan peran Tersangka AR adalah mengkoordinasikan dan menjaring para ketua kelompok P3A yang ingin dibantu mendapatkan program P3-TGAI setelah diperintahkan oleh ARA . AR bertugas menyampaikan syarat mutlak berupa penyetoran uang muka atau fee Rp 35 juta per titik P3-TGAI kepada para Ketua Kelompok dan diduga kuat ikut memaksa penyerahan dana itu. 

Kejari Luwu Tetapkan Mantan Anggota DPR, DPRD, dan 3 Orang Lain Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Program P3-TGAI Tahun 2024

“Perbuatan ini mengakibatkan kerugian bagi masyarakat petani dan berpotensi menimbulkan kerugian keuangan negara akibat penurunan kualitas pengerjaan fisik irigasi,”
Jelas Kajari Muhandas.

Kejari Luwu

Pasal yang Disangkakan

Para tersangka disangkakan melanggar Pasal 12 huruf e Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001, jo Pasal 20 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, atau Pasal 11 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 20 UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.

Demi kepentingan kelancaran penyidikan, para tersangka saat ini dilakukan penahanan selama 20 hari ke depan di Lapas Kelas II Palopo. Penahanan ini didasarkan pada Surat Perintah Penahanan yang dikeluarkan oleh Tim Penyidik Kejari Luwu untuk masing-masing tersangka.

Kejagung Serahkan 3 Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tambang Mineral Bukan Logam PT PMM ke Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang
Kejagung Serahkan 3 Tersangka dan Barang Bukti Perkara Tambang Mineral Bukan Logam PT PMM ke Penuntut Umum Kejari Pangkalpinang Senin, 02 Nov 2026 20:06 WIB

Baca Selengkapnya
Kejari Kota Pasuruan Tetapkan 2 Mantan Pejabat KONI Daerah Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah
Kejari Kota Pasuruan Tetapkan 2 Mantan Pejabat KONI Daerah Sebagai Tersangka Dugaan Korupsi Dana Hibah Senin, 02 Nov 2026 17:01 WIB

Baca Selengkapnya
Kejari Pandeglang Eksekusi Penyitaan Aset Rp7,5 Miliar Milik Terpidana Perkara Korupsi Kredit Fiktif
Kejari Pandeglang Eksekusi Penyitaan Aset Rp7,5 Miliar Milik Terpidana Perkara Korupsi Kredit Fiktif Senin, 02 Nov 2026 15:01 WIB

Baca Selengkapnya
Ungkap Titik Rawan Korupsi, Kejati Sulsel Ingatkan Anggota DPRD Kab Luwu Tak Lewati Batas Kewenangan dalam Menjalankan Tugas
Ungkap Titik Rawan Korupsi, Kejati Sulsel Ingatkan Anggota DPRD Kab Luwu Tak Lewati Batas Kewenangan dalam Menjalankan Tugas Senin, 02 Nov 2026 13:01 WIB

Baca Selengkapnya
Buka Musda ABPEDNAS Jatim, Kajati Abdul Qohar Ajak BPD Perkuat Komunikasi dan Kerja Sama
Buka Musda ABPEDNAS Jatim, Kajati Abdul Qohar Ajak BPD Perkuat Komunikasi dan Kerja Sama Senin, 02 Nov 2026 09:01 WIB

Baca Selengkapnya
Selewengkan Dana Rp5 Miliar, Kejari Sampang Tetapkan Mantan Bendahara Pengeluaran RSUD dr. Mohammad Zyn Sebagai Tersangka Perkara Korupsi
Selewengkan Dana Rp5 Miliar, Kejari Sampang Tetapkan Mantan Bendahara Pengeluaran RSUD dr. Mohammad Zyn Sebagai Tersangka Perkara Korupsi Minggu, 01 Nov 2026 13:01 WIB

Baca Selengkapnya
Kejati Gorontalo Tahan Pejabat Gubernur Inisial HHN dalam Perkara Dugaan Korupsi Command Center Tahun 2022
Kejati Gorontalo Tahan Pejabat Gubernur Inisial HHN dalam Perkara Dugaan Korupsi Command Center Tahun 2022 Sabtu, 31 Okt 2026 12:30 WIB

Baca Selengkapnya
Minta Kepala Pasar Setor Retribusi, Kejari Minahasa Tetapkan Mantan Kadis Perdagangan Sebagai Tersangka Perkara Korupsi
Minta Kepala Pasar Setor Retribusi, Kejari Minahasa Tetapkan Mantan Kadis Perdagangan Sebagai Tersangka Perkara Korupsi Sabtu, 31 Okt 2026 00:00 WIB

Baca Selengkapnya
Dihadiri Sesjamdatun, Kajati Maluku Instruksikan Jajaran Manfaatkan Hasil Evaluasi dan Supervisi Bidang Datun
Dihadiri Sesjamdatun, Kajati Maluku Instruksikan Jajaran Manfaatkan Hasil Evaluasi dan Supervisi Bidang Datun Jumat, 30 Okt 2026 20:16 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Geledah Kantor IPPS Terkait Penyidikan Perkara Transfer Pricing PT TPL, Segel Pintu Menuju Ruang Tersembunyi
Kejagung Geledah Kantor IPPS Terkait Penyidikan Perkara Transfer Pricing PT TPL, Segel Pintu Menuju Ruang Tersembunyi Jumat, 30 Okt 2026 17:17 WIB

Baca Selengkapnya
Kejati Banten Tetapkan 3 Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan BUMD PT ABM, Satu Orang Ditahan
Kejati Banten Tetapkan 3 Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Pengelolaan Keuangan BUMD PT ABM, Satu Orang Ditahan Jumat, 30 Okt 2026 09:01 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Kembali Periksa Auditor dari PT PSMI Terkait Perkara Perkebunan Perusahaan di Areal Inhutani V
Kejagung Kembali Periksa Auditor dari PT PSMI Terkait Perkara Perkebunan Perusahaan di Areal Inhutani V Kamis, 29 Okt 2026 22:30 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 Orang Saksi dari PT CCM dan Pemkab Nunukan Terkait Perkara Tambang Batubara
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 Orang Saksi dari PT CCM dan Pemkab Nunukan Terkait Perkara Tambang Batubara Kamis, 29 Okt 2026 21:20 WIB

Baca Selengkapnya
Kajati Sulsel Menyetujui Permohonan RJ Pemuda Tersangka Penganiayaan yang Dipicu Tunggakan Rumah
Kajati Sulsel Menyetujui Permohonan RJ Pemuda Tersangka Penganiayaan yang Dipicu Tunggakan Rumah Kamis, 29 Okt 2026 18:01 WIB

Baca Selengkapnya
Susul 2 Tersangka, Kejati Jabar Tahan Sekwan Inisial AF Terkait Perkara Korupsi Tunjangan Anggota DPRD Kab Indramayu
Susul 2 Tersangka, Kejati Jabar Tahan Sekwan Inisial AF Terkait Perkara Korupsi Tunjangan Anggota DPRD Kab Indramayu Kamis, 29 Okt 2026 16:01 WIB

Baca Selengkapnya
Jual di Atas HET dan Laporan Palsu, Kejari Batang Hari Tetapkan 1 Orang Tersangka Perkara Pupuk Bersubsidi dengan Kerugian Negara Rp2,6 Miliar
Jual di Atas HET dan Laporan Palsu, Kejari Batang Hari Tetapkan 1 Orang Tersangka Perkara Pupuk Bersubsidi dengan Kerugian Negara Rp2,6 Miliar Kamis, 29 Okt 2026 14:09 WIB

Baca Selengkapnya
Kejari Sukoharjo Tetapkan Mantan Kades Sebagai Tersangka Korupsi Penyelewengan Dana Desa Rp480 Jutta
Kejari Sukoharjo Tetapkan Mantan Kades Sebagai Tersangka Korupsi Penyelewengan Dana Desa Rp480 Jutta Kamis, 29 Okt 2026 08:30 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Saksi Baru dari Kementerian ESDM Terkait Perkara Komoditas Nikel
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Saksi Baru dari Kementerian ESDM Terkait Perkara Komoditas Nikel Rabu, 28 Okt 2026 22:00 WIB

Baca Selengkapnya
Penyidik JAM PIDSUS Periksa Auditor PT PSMI Terkait Perkara Kawasan Perkebunan Perusahaan di Areal Inhutani V
Penyidik JAM PIDSUS Periksa Auditor PT PSMI Terkait Perkara Kawasan Perkebunan Perusahaan di Areal Inhutani V Rabu, 28 Okt 2026 20:45 WIB

Baca Selengkapnya
Perkuat Pembuktian, Kejagung Periksa 2 Saksi dari Pemkot dan BUMD Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi
Perkuat Pembuktian, Kejagung Periksa 2 Saksi dari Pemkot dan BUMD Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi Rabu, 28 Okt 2026 19:45 WIB

Baca Selengkapnya
Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Saksi dari PT ECS JI Terkait Perkara Tata Kelola MBG di BGN
Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Saksi dari PT ECS JI Terkait Perkara Tata Kelola MBG di BGN Rabu, 28 Okt 2026 17:40 WIB

Baca Selengkapnya
Kunker ke Kejari Kota dan Kab Mojokerto, Jaksa Agung Tekankan Jajaran Agar Memperkuat Kinerja dan Kualitas Pelayanan
Kunker ke Kejari Kota dan Kab Mojokerto, Jaksa Agung Tekankan Jajaran Agar Memperkuat Kinerja dan Kualitas Pelayanan Rabu, 28 Okt 2026 16:02 WIB

Baca Selengkapnya
Kejari Kampar Tetapkan 5 Tersangka Baru Perkara Korupsi Penyaluran KUR pada Bank BUMN, Salah Satunya Mantan Anggota DPRD
Kejari Kampar Tetapkan 5 Tersangka Baru Perkara Korupsi Penyaluran KUR pada Bank BUMN, Salah Satunya Mantan Anggota DPRD Rabu, 28 Okt 2026 14:01 WIB

Baca Selengkapnya
Kejari Palembang Tetapkan 2 Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Penerangan Jalan di Dinas PU, Kerugian Negara Rp1,07 Miliar
Kejari Palembang Tetapkan 2 Tersangka Perkara Dugaan Korupsi Penerangan Jalan di Dinas PU, Kerugian Negara Rp1,07 Miliar Rabu, 28 Okt 2026 12:02 WIB

Baca Selengkapnya
Catut 218 Data Nasabah, Kejati Sulbar Tetapkan 2 Tersangka Perkara Kredit Fiktif PNM Mekaar Luyo dengan Kerugian Negara Rp1,23 Miliar
Catut 218 Data Nasabah, Kejati Sulbar Tetapkan 2 Tersangka Perkara Kredit Fiktif PNM Mekaar Luyo dengan Kerugian Negara Rp1,23 Miliar Rabu, 28 Okt 2026 08:30 WIB

Baca Selengkapnya