STORY KEJAKSAAN - Tak hanya kemampuan membongkar kasus-kasus tindak pidana khusus seperti korupsi, jajaran Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) di wilayah hukum Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) kini juga dibekali dengan kemampuan kompetensi kepemimpinan dan komunikasi publik.
Penguatan kemampuan ini menjadi perhatian dari Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) yang menggelar Pelatihan Public Speaking and Leadership Competency Enhancement di Aula Sasana Adhyaksa Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Kamis, 18 Juni 2026.
Kegiatan yang dibuka oleh Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Dr. Febrie Adriansyah, S.H., M.H. ini dihadiri epala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Dr. Abdul Qohar AF, S.H., M.H., didampingi Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, Luhur Istighfar, S.H., M.Hum., beserta jajaran.
Turut hadir mendampingi Jampidsus, Kepala Bagian Penyusunan Program, Laporan dan Penilaian (Kabag Sunproglapnil) pada Sekretaris JAM PIDSUS Dr. Hendra Antonius Ginting, S.H., M.H. dan Koordinator JAM PIDSUS Dr. Halila Rama Purnama, S.H., M.Hum. serta dihadiri perwakilan PT Bank Mandiri (Persero) Tbk dan Edelman Indonesia
Pelatihan yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 94 peserta yang terdiri atas para Asisten Tindak Pidana Khusus dan Kepala Kejaksaan Negeri dari wilayah hukum Kejati Jawa Timur, Sumatera Selatan, Maluku, Kalimantan Tengah, dan Sulawesi Tenggara.
Ketua Pelaksana sekaligus Plt. Sesjampidsus, Andi Herman, S.H., M.H., melaporkan bahwa pelatihan ini bertujuan meningkatkan kompetensi kepemimpinan, strategi penyampaian informasi, serta kemampuan komunikasi dalam penanganan perkara tindak pidana khusus yang menjadi perhatian publik.
Dalam arahannya, Jampidsus Dr. Febrie Adriansyah, S.H., M.H. menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari strategi memperkuat kepemimpinan, meningkatkan kualitas penanganan perkara, membangun komunikasi publik yang efektif, dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi Kejaksaan.
Sementara itu, Managing Director Edelman Indonesia Nia Pratiwi bersama Gustiana membekali peserta dengan materi mengenai pengelolaan narasi media, penanganan isu dan krisis, serta pentingnya menjaga ketepatan komunikasi di ruang publik.
Melalui pelatihan ini, diharapkan terbangun kesamaan perspektif, penguatan kompetensi kepemimpinan, dan kemampuan komunikasi yang semakin adaptif dalam menghadapi tantangan penegakan hukum yang terus berkembang.
Arahan itu disampaikan Jampidsus saat membuka JAM PIDSUS Gelar Pelatihan Public Speaking And Leadership Competency Enhancement bagi Jajaran Aspidsus dan Kajari Wilayah Sumatera Bagian Utara
Baca Selengkapnya
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id