STORY KEJAKSAAN - Program penyediaan fasilitas hunian bagi pegawai baru di wilayah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai menunjukkan hasil. Salah satunya terlihat saat Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulsel meresmikan mess di lingkungan Kejaksaan Negeri (Kejari) Luwu pada Rabu, 1 April 2026.
Mess yang disediakan untuk para pegawai baru itu menandai pencapaian Kejari Luwu yang kini berstatus 100 persen zero indekos bagi seluruh jajarannya.
Kejati Sulsel
Menurut Kajati, kesejahteraan pegawai adalah fondasi penting dalam menunjukan kinerja penegakan hukum.
Dari pemikiran itulah Kejati Sulsel ingin memastikan semua pegawai mendapatkan tempat tinggal atau hunian yang layak tanpa harus memikirkan beban biaya sewa atau indekos sehingga mereka bisa lebih fokus dan optimal dalam menjalankan tugas negara.
Bangunan mess pegawai tersebut merupakan wujud sinergi antarlembaga melalui dana hibah dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu. Mess pegawai ini terdiri dari 6 unit bangunan, setiap bangunan bisa memuat 2 orang pegawai.
Pembangunan fasilitas ini sejalan dengan salah satu program prioritas Kajati Sulsel yang menargetkan agar seluruh jajaran pegawai kejaksaan yang bertugas di Sulawesi Selata mendapatkan kelayakan hunian atau tempat tinggal tanpa harus menyewa.
Kajati Sulsel mengapresiasi bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu yang memberikan hibah bangunan mess pegawai kepada Kejari Luwu. Hal ini menandakan sinergi dan dukungan kuat pemerintah daerah terhadap institusi kejaksaan dalam penegakan hukum. Aset ini untuk memaksimalkan pelayanan hukum bagi masyarakat Luwu.
Meski kunjungan pimpinan tertinggi Kejati Sulsel tersebut berlangsung singkat dan mendadak, Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Luwu, Muhandas Ulimen, menyambut hangat kedatangan rombongan. Pihaknya sangat mengapresiasi perhatian langsung yang diberikan oleh pimpinan terhadap kondisi aparatur di daerah.
Kejati Sulsel
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id