STORY KEJAKSAAN - Program Jaksa Garda Desa (Jaga Desa) yang diinisiasi Kejaksaan RI mendapat apresiasi dari kepala daerah karena memberikan rasa aman bagi para perangkat desa yang menjalankan tugas pemerintahannya.
Apresiasi itu disampaikan Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh, S.E. kepada Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) Prof. Dr. Reda Manthovani yang menghadiri Rapat Konsolidasi Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Karawang yang bertempat di kawasan industri KIIC, Karawang.
“Kami sangat berterima kasih kepada Bapak Jamintel yang telah bersedia melaksanakan program Jaga Desa di Karawang,” tutur Bupati Karawang saat memberikan sambutan dalam kegiatan yang juga dihadiri Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat (Jabar) Dr. Hermon Dekristo, serta seluruh jajaran pengurus ABPEDNAS se-Kabupaten Karawang.
Menurut Bupati Karawang, kehadiran Jamintel dan program Jaga Desa telah memberikan rasa aman bagi para perangkat desa. Terlebih Kejaksaan dalam kesempatan ini juga turut menggelar kegiatan pemberian bantuan kepada anak-anak Sekolah Luar Biasa (SLB) dan pasar murah ini.
"Ini adalah kolaborasi yang komprehensif antara penegakan hukum dan pengabdian masyarakat,” ujarnya menambahkan.
Sementara itu, Jamintel dalam arahannya menggarisbawahi bahwa urgensi Program Jaga Desa berfungsi sebagai instrumen vital dalam mengamankan penggunaan dana desa agar tetap tepat guna dan sasaran.
Jamintel menegaskan bahwa kehadiran institusi Kejaksaan di tingkat desa merupakan upaya asistensi preventif untuk meminimalisir keterlibatan perangkat desa dalam tindak pidana akibat ketidaktahuan terhadap regulasi.
"Program Jaga Desa hadir agar penggunaan anggaran negara tepat guna dan tepat sasaran. Kami ingin Jaksa menjadi sahabat perangkat desa dalam berkonsultasi, sehingga ke depannya kita dapat menekan kuantitas perangkat desa yang terjerat tindak pidana akibat ketidaktahuan regulasi,” ungkap Jamintel.
Senada dengan hal tersebut, Kajati Jabar menegaskan komitmennya untuk memastikan seluruh jajaran Kejaksaan di wilayahnya terus bersinergi dengan pemerintah daerah demi kemajuan desa melalui edukasi hukum yang berkelanjutan.
“Kami berkomitmen penuh untuk bersinergi dengan pemerintah daerah dan ABPEDNAS demi kemajuan desa. Kehadiran Kejaksaan harus dirasakan manfaatnya secara nyata, baik melalui edukasi hukum yang berkelanjutan maupun aksi sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat," ujar Kajati Jabar
Selain rapat koordinasi, kegiatan di Karawang ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan Alat Bantu Peraga secara simbolis kepada lima SLB di Kabupaten Karawang demi menunjang hak pendidikan yang setara dan berkualitas bagi siswa berkebutuhan khusus.
Penyerahan bantuan sebagai bentuk kepedulian nyata Kejaksaan terhadap kemanusiaan dilakukan oleh Jamintel bersama dengan Kepala Kejaksaan Negeri Karawang Dedy Irwan Virantama, S.H., M.H.
Kejaksaan Agung
Selain itu, kegiatan ini dimeriahkan dengan penyelenggaraan Pasar Murah di area KIIC guna membantu meringankan beban ekonomi warga sekitar dalam memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Kegiatan ini menjadi wujud nyata bahwa sinergi antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah yang mampu memberikan dampak kesejahteraan yang instan serta dirancang sebagai wadah penguatan sinergi hukum sekaligus menjadi momentum pelaksanaan aksi sosial bagi masyarakat dan dunia pendidikan inklusif di wilayah Karawang.
Rangkaian acara rapat koordinasi Abpednas serta program kemanusiaan ini merupakan kali kedua digelar oleh JAM Intel setelah dilaksanakan di Kabupaten Bogor. Kegiatan safari Ramadan ini juga membawa misi yang sama dengan acara sebelumnya yakni memperkuat sinergitas antara Kejaksaan, Pemerintah Daerah, Abpednas melalui Program Jaga Desa.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id