STORY KEJAKSAAN - Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI melaporkan capaian Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) NBP Kejaksaan RI berdasarkan data penyelesaian aset dari aplikasi Asset Recovery Secured-data System (ARSSYS) mencapai Rp 1.243.185.911.513 atau Rp1,24 triliun per Oktober 2025.
Guna mengoptimalkan penguasan tugas dan fungsi jajarannya, BPA menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyelenggaraan Pemulihan Aset yang dihadiri para Asisten Pemulihan Aset dari seluruh Kejaksaan Tinggi di Indonesia dan Perwakilan Operator ARSSYS secara tatap muka.
Kegiatan ini juga diikuti melalui daring oleh para Kepala Seksi Pemulihan Aset dan Pengelolaan Barang Bukti (Kasi PAPBB) dan Operator ARSSYS di seluruh satuan kerja.
“Capaian kinerja yang baik tentunya selaras dengan penyerapan anggaran yang optimal sebagai bentuk transparansi, efisiensi, dan efektivitas yang merupakan inti dari good governance,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPA Kejaksaan RI, Dr. Hendro Dewanto, S.H., M.Hum. saat pembukaan kegiatan Bimtek di Aula Lantai 22 Gedung Utama Kejaksaan Agung pada Kamis, 6 November 2025.
Kegiatan Bimtek ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang sama mengenai tugas dan fungsi Asisten Pemulihan Aset, tata kelola penyelenggaraan pemulihan aset, serta pengetahuan tentang pentingnya aplikasi ARSSYS sebagai penunjang pelaksanaan tugas pemulihan aset secara akuntabel dan profesional, sehingga capaian kinerja satuan kerja bisa optimal.
Dalam arahannya, Plt Kepala BPA menekankan kepada seluruh Asisten Pemulihan Aset mengenai penting penguasaan tugas dan fungsi mengingat kegiatan pemulihan aset tidak bisa berjalan sendiri tanpa dukungan bidang teknis.
Asisten Pemulihan Aset juga harus memahami batas kewenangannya agar tidak mengambil peran yang berlebihan sebelum aset dieksekusi secara hukum.
Para Asisten Pemulihan Aset didorong untuk berkolaborasi dengan Asisten Pidana Umum (Aspidum), Asisten Pidana Khusus (Aspidsus), Asisten Pidana Militer (Aspidmil), Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara (Asdatun) dan Asisten Intelijen (Asintel), serta menghindari ego sektoral karena seluruh bidang termasuk bagian dari organisasi Kejaksaan.
Menutup sambutannya, Plt. Kepala BPA menyampaikan bahwa Asisten Pemulihan Aset adalah pionir yang strategis dan berharap agar seluruh jajaran Badan Pemulihan Aset meningkatkan motivasi agar berguna bagi institusi.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id