STORY KEJAKSAAN - Upaya pemberantasan tindak pidana korupsi terus digelorakan jajaran Kejaksaan di seluruh Indonesia. Tak hanya lewat penegakan hukum, upaya preventid terus digalakkan di antaranya melalui proses penerangan dan penyuluhan hukum kepada generasi masa depan.
Langkah itulah yang dilakukan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur (Kejati Jatim) yang terus menguatkan upaya pencegahan korupsi sejak dini melalui kegiatan Penerangan Hukum yang digelar di Edotel SMKN 1 Lamongan, pada Selasa, 7 Juli 2026 lalu. Kegiatan ini menghadirkan Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Adnan Sulistiyono, S.H., M.H., sebagai narasumber.
Selain diikuti oleh para Ketua Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) SMA dan SMK, kegiatan ini juga diikuti Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Lamongan, Dr. Budi Sulistyo, beserta jajaran, serta pengurus Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK se-Kabupaten Lamongan.
Mengangkat tema “Pencegahan Korupsi dalam Perkembangan ITE”, Kasipenkum Kejati Jatim menjelaskan bahwa kemajuan teknologi tidak hanya membawa kemudahan, tetapi juga melahirkan berbagai modus korupsi yang semakin kompleks dan memanfaatkan ruang digital.
Dunia pendidikan dipilih karena sekolah memiliki peran strategis dalam membentuk integritas sekaligus mewujudkan pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan taat aturan.
Untuk memperdalam pemahaman, peserta diajak menganalisis studi kasus dalam bentuk percakapan digital. Melalui simulasi tersebut, guru dan siswa mengidentifikasi unsur perbuatan melawan hukum, delik tindak pidana korupsi beserta pasal yang dapat dikenakan, sekaligus memahami bagaimana penyimpangan dapat bermula dari praktik yang kerap dianggap sepele.
Selain membahas aspek penindakan, peserta juga dibekali langkah-langkah pencegahan melalui penguatan karakter antikorupsi, penerapan prinsip transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, serta pemanfaatan teknologi informasi secara bertanggung jawab dan beretika.
Rangkaian kegiatan berlangsung aktif dengan berbagai pertanyaan dan tanggapan dari peserta. Melalui kegiatan ini, Kejati Jatim berharap sekolah semakin kokoh menjadi benteng pencegahan korupsi dan melahirkan generasi yang cakap memanfaatkan teknologi tanpa meninggalkan nilai kejujuran, integritas, dan tanggung jawab.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id