

Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) memeriksa 8 orang saksi terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Sub Holding dan Kontraktor Kontrak Kerjasama (KKKS) tahun 2018-2023 pada Kamis, 28 Agustus 2025.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung (Kejagung), Anang Supriatna, S.H, M.H mengatakan kedelapan orang saksi tersebut diperiksa terkait penyidikan perkara atas nama Tersangka HW dkk.
Para saksi sebagian besar merupakan pegawai dari PT Pertamina (Persero) dan anak usahanya. Salah satunya adalah pegawai dari anak usaha PT Pertamina yang telah dibubarkan pemerintah pada tahun 2015 yaitu PT Pertamina Energy Trading Limited.
Menurut Kapuspenkum, saksi dari PT Petral tersebut berinisial NP. Saat bekerja di perusahaan itu, saksi NP pernah bekerja sebagai Crude Manager Petral tahun 2014.
Saksi-saksi lain dari anak usaha Pertamina berasal dari PT Kilang Pertamina International (KPI) sebanyak tiga orang. Saksi itu adalah jnisial PS selaku Manager Performance & Governance periode 1 April 2022-29 Februari 2024, RDFS selaku Senior Specialist 1 Hydrocarbon Planning Optimization (HPO), dan RA selaku Assistant Manager Import Crude Supply pada tahun 2012-2024.
Dua pegawai yang pernah bekerja di unit bisnis Pertamina, Integrated Supply Chain (ISC), juga turut dipanggil untuk memberikan keterangan terkait perkara yang sedang ditangani jaksa penyidik JAM PIDSUS.
Kedua saksi itu adalah TFK selaku VP Integrated Supply Chain tahun 2012-2014 dan AAR selaku Analyst Crude Oil Schedulling & Evaluation ISC PT Pertamina (Persero) tahun 2020.
Tak hanya dari saksi yang bekerja di industri Migas, Kejagung juga menggali keterangan dari seorang saksi yang berasal dari perusahaan Teknologi Informasi Komunikasi (TIK). Saksi berinisial BS yang diperiksa dalam perkara ini selaku Direktur PT Agres Info Teknologi.
Diketahui PT Agres Info Teknologi adalah perusahaan Indonesia yang didirikan pada tahun 2003, bergerak di bidang perdagangan produk komputer dan elektronik, serta menjual perangkat keras dan perangkat lunak asli.
Terakhir adalah seorang saksi berinisial KR selaku Manager Market Analysist Risk Management & Gov tahun 2012.
"Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memperkuat pembuktian dan melengkapi pemberkasan dalam perkara dimaksud," ujar Kapuspenkum.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id