Better experience in portrait mode.
Jampidsus, Dr Kuntadi

JAM PIDSUS Kejagung dan PPATK Perkuat Kerja Sama Guna Mengoptimalkan Penanganan Perkara dan Pemulihan Aset Tindak Pidana

Kamis, 08 Okt 2026 16:01 WIB

STORY KEJAKSAAN - Kejaksaan Agung  RI (Kejagung) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menegaskan komitmennya unmtuk memperkuat sinergi dalam penanganan tindak pidana pencucian uang (TPPU), khususnya dalam mendukung pengungkapan perkara serta mengoptimalkan pelacakan dan pemulihan aset hasil tindak pidana.

Penguatan kerja sama tersebut mengemuka dalam audiensi PPATK yang dipimpin Pelaksana  Tugas (Plt) Deputi Bidang Strategi dan Kerja Sama PPATK Diana Soraya Noor dengan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejagung Kuntadi, di Jakarta pada Selasa, 7 Oktober 2026.

Dalam pertemuan tersebut, Jampidsus menegaskan bahwa sinergi antara PPATK dan Kejaksaan memiliki peran strategis dalam memperkuat penegakan hukum, khususnya dalam penanganan TPPU dan pemulihan aset hasil tindak pidana. 

“Capaian penanganan perkara tidak semata-mata diukur dari jumlah perkara yang ditangani, tetapi juga dari kemampuan aparat penegak hukum dalam mengungkap TPPU dan menghasilkan pemulihan aset secara optimal,” ujar Dr. Kuntadi dikutip dari keterangan pers PPATK.

JAM PIDSUS Kejagung dan PPATK Perkuat Kerja Sama Guna Mengoptimalkan Penanganan Perkara dan Pemulihan Aset Tindak Pidana

Menurut Jampidsus, pemulihan aset harus dipandang sebagai suatu rangkaian proses yang utuh, mulai dari penelusuran, pemblokiran, penyitaan, perampasan, hingga pengembalian atau pemulihan aset kepada negara maupun pihak yang berhak. Dengan demikian, keberhasilan penegakan hukum tidak berhenti pada tindakan penyitaan, tetapi juga memastikan aset hasil tindak pidana dapat dipulihkan secara optimal.

Dalam penanganan perkara yang memiliki dimensi lintas yurisdiksi, Jampidsus menekankan pentingnya penguatan koordinasi dengan Financial Intelligence Unit (FIU) negara lain serta pemanfaatan mekanisme Mutual Legal Assistance (MLA).

Penguatan kapasitas penyidik dalam melakukan financial investigation juga perlu terus didorong agar penelusuran aliran dana dapat dilakukan secara efektif, baik untuk mendukung pembuktian tindak pidana maupun pemulihan aset.

Selain kualitas, aspek ketepatan waktu menjadi faktor penting dalam penanganan perkara. Informasi keuangan yang diperoleh dan ditindaklanjuti secara cepat dapat mendukung pengambilan keputusan, terutama terkait penahanan, pemblokiran, penelusuran, dan pengamanan aset.

“Kecepatan penyediaan data intelijen keuangan dari PPATK diharapkan dapat mendukung pengambilan keputusan secara tepat waktu, dengan tetap mempertimbangkan tujuan utama berupa pemulihan kerugian yang ditimbulkan oleh tindak pidana,” jelasnya.

 

JAM PIDSUS Kejagung dan PPATK Perkuat Kerja Sama Guna Mengoptimalkan Penanganan Perkara dan Pemulihan Aset Tindak Pidana

Sementara itu, Plt. Deputi Bidang Strategi dan Kerja Sama PPATK Diana Soraya Noor menyampaikan apresiasi atas capaian Kejaksaan dalam melakukan pelacakan dan pemulihan aset hasil tindak pidana. Menurut Diana, keberhasilan tersebut merupakan bagian penting dari efektivitas penegakan hukum karena memberikan dampak nyata terhadap pengembalian kerugian dan pengamanan aset hasil kejahatan.

Diana menjelaskan, audiensi tersebut juga merupakan bagian dari tindak lanjut Peluncuran Penilaian Risiko Nasional (National Risk Assessment/NRA) terhadap TPPU, Tindak Pidana Pendanaan Terorisme (TPPT), dan Pendanaan Proliferasi Senjata Pemusnah Massal (PPSPM) Tahun 2026 yang telah dilaksanakan pada 27 Agustus 2026 di Jakarta.

JAM PIDSUS Kejagung dan PPATK Perkuat Kerja Sama Guna Mengoptimalkan Penanganan Perkara dan Pemulihan Aset Tindak Pidana

“NRA Indonesia merupakan hasil kepemilikan bersama yang harus diinternalisasikan dan ditindaklanjuti melalui penentuan kebijakan dan program kerja di bidang pencegahan dan pemberantasan TPPU,” ungkap Diana.

Lebih lanjut, Diana menekankan pentingnya peningkatan capaian penanganan perkara TPPU secara konsisten, berbasis risiko, dan berorientasi pada hasil. Hal tersebut mencakup peningkatan kualitas penyidikan, penuntutan, dan pemidanaan sesuai dengan karakteristik TPPU, baik stand-alone, foreign predicate crime, maupun third party money laundering, serta penguatan upaya perampasan dan pemulihan aset.

Langkah tersebut menjadi semakin penting karena hasil NRA 2026 akan menjadi salah satu fondasi dalam penilaian efektivitas rezim pencegahan dan pemberantasan TPPU, TPPT, dan PPSPM dalam Mutual Evaluation Review (MER) Financial Action Task Force (FATF) mendatang.

“Pemulihan aset diperkirakan menjadi salah satu area yang mendapat perhatian penting dalam MER. Karena itu, capaian dalam pelacakan, penyitaan, perampasan, dan pemulihan aset hasil tindak pidana asal maupun TPPU perlu terus diperkuat sekaligus didokumentasikan sebagai bagian dari pembuktian efektivitas rezim,”
kata Diana.

PPATK

Tantangan TPPU Makin Kompleks

Tantangan TPPU Makin Kompleks

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Jampidsus Kejaksaan Agung RI Dr. Didik Farkhan Alisyahdi, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi kepada PPATK atas dukungan yang selama ini diberikan dalam proses penegakan hukum.

Menurut Didik, PPATK dan Kejaksaan merupakan mitra strategis dalam penanganan perkara. Produk analisis dan informasi yang dihasilkan PPATK memberikan dukungan penting bagi Kejaksaan dalam menjalankan kewenangannya, mulai dari tahap penyelidikan, penyidikan, penuntutan, hingga eksekusi.

“Dengan cakupan tugas Kejaksaan yang luas, kebutuhan terhadap kerja sama dan pertukaran informasi dengan PPATK akan semakin meningkat,” kata Didik.

Ia menambahkan, tantangan penanganan TPPU ke depan juga semakin kompleks. Selain menghadapi persiapan MER FATF serta menindaklanjuti NRA dan Sectoral Risk Assessment (SRA), Kejaksaan turut mencermati perkembangan penggunaan aset kripto dalam tindak pidana korupsi dan tindak pidana lainnya.

Dalam sejumlah perkara, terdapat indikasi aset hasil tindak pidana dialihkan atau disimpan dalam bentuk aset kripto.

Perkembangan tersebut membutuhkan penguatan kapasitas sekaligus koordinasi antara PPATK dan Kejaksaan untuk memastikan penelusuran aliran dana dan pemulihan aset dapat dilakukan secara efektif, termasuk dalam menghadapi perkembangan teknologi dan modus kejahatan yang semakin kompleks.

Kolaborasi yang semakin kuat antara PPATK dan Kejaksaan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas penanganan perkara TPPU, mempercepat penelusuran aliran dana, serta mengoptimalkan perampasan dan pemulihan aset hasil tindak pidana.

JAM PIDSUS Kejagung dan PPATK Perkuat Kerja Sama Guna Mengoptimalkan Penanganan Perkara dan Pemulihan Aset Tindak Pidana

Sinergi tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk memperkuat efektivitas rezim anti pencucian uang, pencegahan pendanaan terorisme dan pendanaan proliferasi senjata pemusnah massal (APUPPT), serta memperkuat kesiapan Indonesia menghadapi MER FATF 2029–2030.

Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Saksi-Saksi dari Dua Perkara di Sektor Pertambangan
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Saksi-Saksi dari Dua Perkara di Sektor Pertambangan Kamis, 08 Okt 2026 20:30 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 ASN Pemkot Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 ASN Pemkot Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi Kamis, 08 Okt 2026 19:02 WIB

Baca Selengkapnya
JAM PIDSUS Kejagung dan PPATK Perkuat Kerja Sama Guna Mengoptimalkan Penanganan Perkara dan Pemulihan Aset Tindak Pidana
JAM PIDSUS Kejagung dan PPATK Perkuat Kerja Sama Guna Mengoptimalkan Penanganan Perkara dan Pemulihan Aset Tindak Pidana Kamis, 08 Okt 2026 16:01 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Saksi Terkait Perkara Pertambangan Mineral Bukan Logam PT PMM
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Saksi Terkait Perkara Pertambangan Mineral Bukan Logam PT PMM Rabu, 07 Okt 2026 22:30 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Saksi dari Kemenhut dan PT PSMI Terkait Perkara Perkebunan pada Areal Inhutani V
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 Saksi dari Kemenhut dan PT PSMI Terkait Perkara Perkebunan pada Areal Inhutani V Rabu, 07 Okt 2026 21:30 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Kembali Periksa Pegawai Foster Oil & Energy Sebagai Saksi Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi
Kejagung Kembali Periksa Pegawai Foster Oil & Energy Sebagai Saksi Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi Rabu, 07 Okt 2026 20:15 WIB

Penyidik JAM PIDSUS juga memeriksa 3 orang saksi dari Pemkot Bekasi

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 Pegawai DPMPTSP Nunukan Sebagai Saksi Perkara Tambang Batubara PT CCM
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 Pegawai DPMPTSP Nunukan Sebagai Saksi Perkara Tambang Batubara PT CCM Rabu, 07 Okt 2026 19:32 WIB

Baca Selengkapnya
Sehabis Medan dan Surabaya, Pelatihan Teknik Pemantapan Pembaharuan KUHP dan KUHP Kini Digelar di Makassar
Sehabis Medan dan Surabaya, Pelatihan Teknik Pemantapan Pembaharuan KUHP dan KUHP Kini Digelar di Makassar Rabu, 07 Okt 2026 16:01 WIB

Baca Selengkapnya
Kejati Maluku Terima LAHPKN dari BPK, Kajati:
Kejati Maluku Terima LAHPKN dari BPK, Kajati: "Instrumen Penting dalam Proses Hukum" Rabu, 07 Okt 2026 12:01 WIB

Baca Selengkapnya
Luncurkan Program Jaksa Sahabat Pendidik, Kajati Sumut Berkomitmen Kawal dan Dukung Kemajuan Pendidikan
Luncurkan Program Jaksa Sahabat Pendidik, Kajati Sumut Berkomitmen Kawal dan Dukung Kemajuan Pendidikan Rabu, 07 Okt 2026 10:01 WIB

Baca Selengkapnya
Gelar Pelatihan Penyelesaian Sengketa Sektor Publik, Jamdatun Dorong Peran Adhyaksa Chambers
Gelar Pelatihan Penyelesaian Sengketa Sektor Publik, Jamdatun Dorong Peran Adhyaksa Chambers Senin, 05 Okt 2026 18:01 WIB

Baca Selengkapnya
JAM-Pidum dan Lemdiklat Polri Gelar FGD Guna Memperkuat Strategi Penuntutan Korporasi dalam Perkara SDA
JAM-Pidum dan Lemdiklat Polri Gelar FGD Guna Memperkuat Strategi Penuntutan Korporasi dalam Perkara SDA Senin, 05 Okt 2026 00:00 WIB

Baca Selengkapnya
Tutup Pelatihan Permantapan KUHP dan KUHAP di Sentra Diklat Surabaya, Sesbadiklat:
Tutup Pelatihan Permantapan KUHP dan KUHAP di Sentra Diklat Surabaya, Sesbadiklat: "Bawalah Pulang Pengetahuan, Pemahaman, Jejaring, dan Cara Berpikir Baru" Sabtu, 03 Okt 2026 09:01 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 Saksi dari 2 Institusi di Kabupaten Nunukan Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 4 Saksi dari 2 Institusi di Kabupaten Nunukan Terkait Perkara Tambang Batubara PT CCM Jumat, 02 Okt 2026 19:30 WIB

Baca Selengkapnya
Penampakan Aset yang Diamankan dari Perkara Pengadaan Sepeda Motor Listrik di BGN: Ada Uang Miliaran Rupiah, Mobil Listrik, Sampai Pesawat
Penampakan Aset yang Diamankan dari Perkara Pengadaan Sepeda Motor Listrik di BGN: Ada Uang Miliaran Rupiah, Mobil Listrik, Sampai Pesawat Jumat, 02 Okt 2026 16:30 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Periksa Saksi dari Dinas ESDM Bangka Belitung Terkait Perkara Pertambangan Mineral Bukan Logam PT PMM
Kejagung Periksa Saksi dari Dinas ESDM Bangka Belitung Terkait Perkara Pertambangan Mineral Bukan Logam PT PMM Kamis, 01 Okt 2026 22:02 WIB

Baca Selengkapnya
Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Direksi PT BBG Sebagai Saksi Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi
Penyidik JAM PIDSUS Periksa Seorang Direksi PT BBG Sebagai Saksi Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi Kamis, 01 Okt 2026 21:01 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Periksa Direksi PT SIL dan Pegawai Kementerian LHK Sebagai Saksi Perkara Tambang Batubara PT CCM
Kejagung Periksa Direksi PT SIL dan Pegawai Kementerian LHK Sebagai Saksi Perkara Tambang Batubara PT CCM Kamis, 01 Okt 2026 20:02 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Periksa Managing Director Foster Oil dan ASN Pemkot Sebagai Saksi Perkara KSO PT Pertamina-Perseroda Bekasi
Kejagung Periksa Managing Director Foster Oil dan ASN Pemkot Sebagai Saksi Perkara KSO PT Pertamina-Perseroda Bekasi Rabu, 30 Sep 2026 18:03 WIB

Baca Selengkapnya
Perkuat Pembuktian, Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Direksi PT TMS Sebagai Saksi Perkara Pertambangan Mineral Bukan Logam PT PMM
Perkuat Pembuktian, Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa Direksi PT TMS Sebagai Saksi Perkara Pertambangan Mineral Bukan Logam PT PMM Selasa, 29 Sep 2026 21:15 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 ASN Pemkot Bekasi Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi
Tim Penyidik JAM PIDSUS Periksa 2 ASN Pemkot Bekasi Terkait Perkara KSO PT Pertamina Perseroda Bekasi Selasa, 29 Sep 2026 20:12 WIB

Baca Selengkapnya
Kejagung Serahkan 6 Tersangka Perkara Tata Kelola MBG di BGN ke Penuntut Umum Kejari Jakarta Pusat
Kejagung Serahkan 6 Tersangka Perkara Tata Kelola MBG di BGN ke Penuntut Umum Kejari Jakarta Pusat Selasa, 29 Sep 2026 17:39 WIB

Baca Selengkapnya
Inspeksi Pimpinan di Kejati Bali, Jamwas Tekankan Penguatan Pengawasan dan Integritas Jajaran
Inspeksi Pimpinan di Kejati Bali, Jamwas Tekankan Penguatan Pengawasan dan Integritas Jajaran Selasa, 29 Sep 2026 15:29 WIB

Baca Selengkapnya
200 Jaksa dari 5 Provinsi Ikuti Pemantapan Kompetensi Hadapi Pembaruan KUHP-KUHAP
200 Jaksa dari 5 Provinsi Ikuti Pemantapan Kompetensi Hadapi Pembaruan KUHP-KUHAP Selasa, 29 Sep 2026 12:00 WIB

Baca Selengkapnya
Tim Penyidik JAM PIDSUS Saksi dari  Perhutani dan Inhutani V Terkait Perkara Perkebunan PT PSMI
Tim Penyidik JAM PIDSUS Saksi dari Perhutani dan Inhutani V Terkait Perkara Perkebunan PT PSMI Senin, 28 Sep 2026 19:55 WIB

Baca Selengkapnya