STORY KEJAKSAAN - Kejaksaan Negeri (Kejari) Barito Kuala bersama Ikatan Adhyaksa Dharmakarini (IAD) Daerah Barito Kuala menggelar layanan nebulizer (nebu) gratis bagi sejumlah balita di Kabupaten Barito Kuala yang terdampak asap Kebakaran Hutan dan lahan (Karhutla) pada Kamis, 29 Oktober 2026 sebagai wujud kepedulian kepada para warga yang aktivitasnya terganggu asap Karhutla, khususnya untuk menjaga menjaga kesehatan anak-anak.
Mengutip keterangan dari Instagram resmi kejari Barito Kuala, kegiatan sosial ini berlangsung di Gedung IAD Daerah Barito Kuala dengan kuota awal 100 balita. Namun, antusiasme warga yang membludak membuat kuota ditambah menjadi 120 balita agar lebih banyak anak yang terlayani.
Untuk memastikan layanan berjalan baik dan tepat sasaran, Kejari Barito Kuala dan IAD menggandeng dr. Yusril Gunawan serta Apotek Anugerah Farma Marabahan.
Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Kuala, Dr. Andrianto Budi Santoso, S.H., M.H., CSSL., mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud kepedulian institusi terhadap masyarakat, terutama kelompok yang paling rentan.
Sementara itu, Ketua IAD Daerah Barito Kuala, Ny. Lia Andrianto, menyampaikan bahwa pihaknya ingin hadir langsung membantu para orang tua yang khawatir terhadap kesehatan buah hati mereka.
Balita termasuk kelompok yang mudah terkena gangguan saluran pernapasan saat kualitas udara memburuk. Karena itu, terapi uap melalui nebulizer diharapkan dapat membantu meringankan keluhan seperti batuk dan sesak napas akibat paparan asap.
Kegiatan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara Kejaksaan dan warga Barito Kuala.
Diresmikannya RS Adhyaksa Jawa Timur sebagai komitmen penyelenggaraan kesehatan yustisial oleh Kejaksaan RI
Baca Selengkapnya
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id