STORY KEJAKSAAN - Kejaksaan Agung (Kejagung) melalui Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) kembali melakukan pemeriksaan saksi dari BUMN sektor kehutanan, PT Inhutani V pada Kamis 8 Oktober 2026.
Kedua orang saksi tersebut diperiksa terkait dengan perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan dan pemanfaatan kawasan hutan untuk perkebunan oleh PT PSMI pada areal PT INHUTANI V Provinsi Lampung.
Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejagung, Anang Supriatna menyampaikan, Tim Penyidik JAM PIDSUS memeriksa dua orang saksi yang hadir memenuhi panggilan Penyidik untuk dimintai keterangan.
Para saksi yang berasal dari PT Inhutani V itu masing-masing berinisial MH dan EP.
KEJAKSAAN AGUNG
Sejak bergulir pada awal September 2026, Penyidik JAM PIDSUS telah memeriksa sejumlah orang dari Inhutani V untuk dimintai keterangan terkait adanya perbuatan melawan hukum dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dalam penggunaan dan pemanfaatan kawasan hutan perkebunan oleh PT PSMI pada areal PT Inhutani V Provinsi Lampung.
Tak hanya di level staf, Kejagung juga telah memeriksa sejumlah komisaris dan direksi yang sedang ataupun pernah menjabat di BUMN yang kini menjadi anak perusahaan dari Perum Perhutani.
Beberapa saksi itu di antaranya inisial dari AK selaku Dewan Komisaris PT Inhutani V dan mantan direksi periode 2012-2017 berinisial ES. Keduanya diperiksa pada 10 September 2026 lalu. Penyidik JAM PIDSUS juga pernah memeriksa saksi berinisial SIH selaku Dewan Komisaris PT Inhutani V Periode tahun 2012-2017.
Saksi-saksi lain dari Inhutani V yang pernah diperiksa Penyidik JAM PIDSUS dalam perkara PT PMM adalah inisial H, ALH, dan WMR.
Dari seluruh proses pemeriksaan saksi dalam perkara perkebunan PT PMM tersebut, Kapuspenkum menegaskan proses penyidikan dilaksanakan secara profesional, independen, dan akuntabel dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tidak bersalah dan prinsip kehati-hatian.
Penyidik JAM PIDSUS juga memeriksa 3 orang saksi dari Pemkot Bekasi
Baca Selengkapnya
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id