STORY KEJAKSAAN - Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) menggelar seleksi terhadap puluhan personil yang terdiri dari pejabat eselon IV di lingkungan Kejati Sumut hingga jajaran Kejaksaan Negeri (Kejari) di wilayah Sumut untuk menjaring dan mencari calon pimpinan yang akan menduduki jabatan eselon III.B dalam jabatan Koordinator dan Kepala Bagian Tata Usaha (Kabag TU).
Kegiatan seleksi yang berlangsung di Aula Cipta Kerta lantai III Kejati Sumut pada Kamis, 1 Oktober 2026 tersebut dibuka Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumut Muhibuddin, S.H., M.H., dan berlangsung sejak pagi hingga malam hari.
Selain dari internal Kejaksaan, Tim Penguji juga menghadirkan Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait, S.H., M.Li dan Prof. Dr. Alvi Syahrin, S.H., M.S yang merupakan Guru besar Fakultas Hukum Universitas Sumatera Utara. Sementara tim penguji dari internal Kejati Sumut dipimpin oleh Wakil Kajati Sumut, Eko Adhyaksono, S.H., M.H.
Dalam sambutannya, Kajati menjelaskan bahwa seleksi calon pimpinan ini digelar sebagai langkah dan upaya Kejaksaan guna mencari dan menjaring calon pemimpin masa depan. Seleksi digelar untuk menilai sejauh mana kemampuan para peserta sehingga dapat dinilai apakah layak diberi amanah menjadi pimpinan atau tidak.
Proses seleksi ini merupakan tahap awal dari rangkaian proses pencarian calon pejabat eselon III.B. Peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya berhak mengikuti seleksi atau ujian berikutnya yang akan digelar langsung oleh Kejaksaan Agung di Jakarta.
"Jadi teruslah berjuang menjadi yang terbaik karena menjadi pimpinan di Kejaksaan tidak hanya dibutuhkan kecerdasan, tetapi harus juga memiliki kemampuan manajerial, berani dan yang paling penting adalah sebagai penegak hukum harus dapat mempertanggungjawabkan pekerjaanmu kepada sesama manusia dan terutama kepada Tuhan Yang Maha Kuasa," ujar Kajati.
Sebanyak 20 orang pegawai yang saat ini menduduki jabatan eselon IV yang terdiri dari para Kepala Seksi, Kepala Sub Bagian (Kasubbag), Kepala Sub Bidang (Kasubbid) hingga Pemeriksa dari internal Kejati Sumut maupun jajaran Kejari di wilayah Sumut.
Para peserta diberi waktu dan kesempatan untuk memaparkan dan mempresentasikan materi terkait proses penegakan hukum dari berbagai teori maupun sudut pandang dihadapan tim penguji. Peserta selanjutnya diuji untuk menjelaskan secara detail dan dapat dipertanggungjawabkan terkait materi yang dipaparkannya.
Pada proses seleksi kali ini, 1 peserta yang merupakan pejabat eselon IV harus mengikuti proses pemaparan secara daring untuk diuji kompetensinya oleh tim penguji.
Usai kegiatan, Prof. Dr. Ningrum Natasya Sirait mengapresiasi langkah pimpinan Kejati Sumut yang melaksanakan seleksi calon pejabat eselon III.B sebagai bentuk transparansi kelembagaan.
"Ini kesempatan untuk membuktikan kemampuan personil secara terbuka sehingga promosi jabatan memang betul dapat dipertanggungjawabkan, kami berharap kerjasama antara Kejati Sumut dan Akademisi dalam hal ini USU dapat terus berjalan dan berkesinambungan," ujarnya. Apresiasi yang sama juga disampaikan oleh Prof. Dr. Alvi Syahrin, S.H., M.S.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id