STORY KEJAKSAAN - Rabu, 14 Oktober 2026 akan menjadi salah satu hari yang diingat dalam perjalanan hidup Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sulawesi Selatan, Muhammad Syarifudin, S.H., M.H., Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, secara resmi menganugerahkan gelar Warga Kehormatan Kodam XIV/Hasanuddin kepada Kajati Sulsel di tanah kelahirannya sendiri.
Selain Kajati Sulsel, proses penganugerahan yang berlangsung di Markas Kodam (Makodam) XIV/Hasanuddin juga diberikan kepada Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Sulawesi Selatan, Irjen Pol Dr. M. Awal Chairuddin.
Di awali dengan penyambutan adat Bugis-Makassar, Kajati dan Kapolda Sulsel resmi menyandang gelar warga kehormatan Kodam, XIV/Hasanuddin dengan pemasangan Patonro atau tutup kepala khas kerajaan Makassar.
Pangdam XIV/Hasanuddin, Mayjen TNI Bangun Nawoko, menyebut momentum ini sebagai lembaran sejarah baru bagi Kodam Hasanuddin. Ia merasa bangga karena kedua pimpinan tertinggi penegak hukum di Sulsel bersedia menjadi bagian dari keluarga besar Kodam.
"Pagi ini sejarah baru tercipta. Sungguh ini suatu kebanggaan dan kehormatan besar. Artinya, sakitnya beliau adalah sakitnya kita juga, perjuangan beliau adalah perjuangan kita juga, dan pengabdian beliau di tanah kelahirannya adalah pengabdian kita juga," ujar Mayjen Bangun Nawoko.
Di hadapan prajuritnya, Pangdam menjadikan sosok Kajati dan Kapolda sebagai teladan. "Prajuritku sekalian, mungkin hari ini kamu melihat akamsi (anak kampung sini) berdiri gagah di hadapanmu. Suatu saat nanti kalau kau berdoa dan berupaya dengan benar, anak-anakmu akan mampu berdiri di sini memimpin Sulsel. Kehadiran beliau-beliau ini untuk memotivasi dan menginspirasi kita semua," tambahnya.
Sementara itu, Kajati Sulsel Muhammad Syarifuddin mengungkapkan rasa bangga dan harunya atas penganugerahan tersebut. Ia menyadari amanah besar yang diemban bersama Kapolda sebagai putra asli daerah yang ditugaskan di kampung halamannya sendiri.
"Selaku pribadi dan pimpinan institusi Kejati Sulsel, kami sangat bangga dan terhormat. Sebagai warga asli Makassar bersama dengan Kapolda, kami diberi tugas untuk mengabdi di kampung sendiri. Saya akan menjaga gelar ini, bekerja sebaik-baiknya, serta menjaga integritas untuk mendukung pembangunan di Sulsel," tutur Kajati Sulsel.
Kajati juga menegaskan sikap terbukanya terhadap kritik dan masukan dari jajaran TNI. "Saya berharap sebagai warga kehormatan di Hasanuddin, kami siap ditegur dan diberi masukan untuk pembangunan Sulsel, khususnya di bidang penegakan hukum, agar hukum benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas," tegas Muhammad Syarifuddin.
Senada dengan hal tersebut, Kapolda Sulsel Irjen Pol Awal Chairuddin menegaskan komitmen persaudaraan antara institusinya dengan TNI. Merasa sebang saudara kandung Kodam XIV/Hasanuddin, Kapolda mengajak TNI, Polri, dan Kejaksaan terus bersatu mengisi pembangunan nasional.
"Mari kita duduk bersama mencari solusi terhadap masalah di masyarakat, serta menjadi jejaring kamtibmas demi mewujudkan masyarakat yang aman dan tertib," tutup Kapolda.
Turut hadir dalam momen bersejarah ini antara lain Asisten Pembinaan Andi Mirnawaty, Asisten Pidana Militer Kolonel TNI Zulkarnaen, Asisten Pemulihan Aset Akhmad Muhdhor, Kajari Makassar, Andi Panca Sakti serta Plt. Kabag TU Nur Utami Dewi Saudi.
Install Story Kejaksaan
story.kejaksaan.go.id